RADAR JOGJA - PSS Sleman resmi melepas salah satu pemainnya, Mohammad Kanu, yang kini melanjutkan karier bersama Persiku Kudus. Kepindahan tersebut dilakukan dengan kesepakatan permanen.
PSS Sleman menyampaikan kabar perpisahan tersebut melalui pernyataan resmi klub. Super Elja juga memberikan apresiasi atas kontribusi Kanu selama menjadi bagian dari perjalanan tim.
Kanu dinilai memiliki peran penting dalam perjuangan PSS Sleman hingga mampu kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Inter Milan 4-1 Monza, Juara Bertahan Buktikan Kapasitasnya
“Terima kasih atas segala perjuangan, dedikasi, dan kerja kerasmu hingga membawa Super Elja kembali ke kasta tertinggi,” tulis PSS Sleman dalam pernyataannya.
Kepergian Kanu menjadi bagian dari dinamika skuad PSS Sleman menjelang bergulirnya kompetisi musim baru, Super League 2026/27.
Berbeda dengan skema peminjaman, Kanu kini resmi menjadi bagian dari Persiku Kudus secara permanen. Kepindahan tersebut sekaligus mengakhiri kebersamaan sang pemain dengan Super Elja.
Baca Juga: Espanyol 1-2 Real Madrid, Carlos Espi Pahlawannya, Jose Mourinho Bela Vinicius Junior
Bagi PSS, kontribusi Kanu tidak hanya diukur dari penampilannya di atas lapangan. Kerja kerasnya turut menjadi bagian dari perjalanan klub dalam memperjuangkan tiket kembali ke level tertinggi kompetisi Indonesia.
Tim asal Bumi Sembada itu pun berharap langkah baru Kanu bersama Persiku Kudus dapat berjalan lancar.
“Sukses selalu di klub barumu, Kanu!” lanjut pernyataan PSS Sleman.
Baca Juga: Brentford Hajar Tottenham Hotspur yang Sudah Kucurkan Dana Besar di Bursa Transfer
Setelah meninggalkan Sleman, Kanu akan menghadapi tantangan berbeda bersama Persiku Kudus.
Kepindahan permanen tersebut memberikan kesempatan bagi sang pemain untuk mendapatkan peran baru sekaligus melanjutkan perkembangan kariernya.
Sementara bagi PSS Sleman, kepergian Kanu membuat komposisi tim kembali mengalami perubahan.
Baca Juga: MAN 2 Sleman Semarak HUT ke-81 RI lewat Glowfesta, Kawinkan Nilai Peduli Lingkungan dengan Edukasi
Manajemen dan tim pelatih tentu perlu memastikan kedalaman skuad tetap terjaga untuk menghadapi persaingan musim mendatang.
Editor : Satria Putra Sejati