RADAR JOGJA - Upaya perombakan skuad Tottenham yang menelan biaya besar musim panas ini langsung terguncang hebat oleh performa impresif Brentford, sebuah awal musim yang mengkhawatirkan bagi tim asuhan Roberto De Zerbi di City Ground, Sabtu (22/8) malam.
Spurs dengan wajah barunya justru memperlihatkan kelemahan lama dimana gawang mereka dibobol tiga kali tanpa balas oleh Keane Lewis-Potter, Vitaly Janelt, dan Michael Kayode.
Spurs diprediksi akan menghabiskan lebih dari £300 juta untuk mendatangkan pemain baru musim panas ini dalam upaya bangkit dari pengalaman nyaris terdegradasi musim lalu.
Baca Juga: MAN 2 Sleman Semarak HUT ke-81 RI lewat Glowfesta, Kawinkan Nilai Peduli Lingkungan dengan Edukasi
Namun, justru rekrutan bintang Brentford gelandang Mamadou Sangare yang didatangkan dengan harga relatif terjangkau, £41 juta mampu memberikan dampak instan di London Barat.
Archie Gray mencatatkan sejarah bagi Spurs sebagai kapten termuda klub sejak era Steve Perryman di tahun 1970-an; ia memimpin lini pertahanan bersama tiga rekrutan baru: Andy Robertson, Jan Paul van Hecke, dan Marcos Senesi.
Kurangnya kekompakan terlihat jelas sejak detik-detik awal; Robertson nyaris mencetak gol bunuh diri, sementara kapten Brentford, Nathan Collins, membuang peluang emas saat sepakannya dari jarak dekat melenceng dari sasaran.
Baca Juga: Kembali ke 1945, Semarak HUT Kemerdekaan RI Warga RT 01 RW 8 Condongcatur Cosplay Pahlawan
Sangare, pemain timnas Mali yang tampil energik, menjadi kreator gol pembuka saat laga baru berjalan 12 menit.
Ia melakukan kerja sama satu-dua di tepi kotak penalti, merangsek ke garis tepi lapangan, lalu mengirim umpan tarik yang diselesaikan dengan sempurna oleh Lewis-Potter.
Brentford terus melancarkan serangan; Dango Ouattara sempat mendapat umpan terobosan dari Igor Thiago, namun upayanya digagalkan oleh kiper Spurs, Antonín Kinsky.
Baca Juga: Mengenal Bambang Sutrisno, Lima Kali Gagal, Anggap Seleksi JPTP Ajang Mengukur Baju Sendiri
Tekanan Brentford akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33. Kinsky hanya mampu menepis tembakan Mathias Jensen dari luar kotak penalti, dan Janelt dengan sigap menyambar bola muntah tersebut.
Gambaran buruknya performa Tottenham di babak pertama terlihat jelas saat bola jatuh ke kaki Sandro Tonali di jarak sekitar 16 meter dari gawang; namun, tendangan volinya justru melambung jauh di atas mistar.
Situasi tidak membaik setelah jeda pertandingan, meskipun gelandang seharga £85 juta, Mateus Fernandes, dimasukkan ke lapangan.
Baca Juga: Juventus Tegas Tolak Tawaran Arsenal Rp1,9 Triliun untuk Kenan Yildiz, Spalletti: Dia Tidak Dijual
Gol ketiga tercipta ketika Collins menyundul bola hasil sepak pojok ke arah tiang jauh; tembakan cepat Sangare sempat ditepis Kinsky, namun Kayode dengan keras menyambar bola liar tersebut untuk mencetak gol.
Tak lama kemudian, skor seharusnya bisa menjadi 4-0 setelah Rodrigo Bentancur menjatuhkan Kevin Schade di kotak penalti, namun Thiago gagal mengeksekusi penalti karena bola sepakannya membentur tiang gawang.
Mikey Moore, pemain sayap binaan klub yang berusia 19 tahun, menjadi satu-satunya titik terang lewat dua peluang yang berhasil dimentahkan oleh kiper Brentford, Caoimhin Kelleher, di tengah hari pembuka musim yang suram bagi Spurs.
Baca Juga: PSG Coret Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye, Liverpool Kian Dekat Datangkan Dua Winger Sekaligus?
Editor : Satria Putra Sejati