RADAR JOGJA - Thierno Barry mencetak gol dalam kemenangan meyakinkan 2-0 Everton atas Crystal Palace di Premier League di Hill Dickinson Stadium, Sabtu (23/8) malam.
Pemain asal Prancis itu membutuhkan waktu hingga bulan Desember musim lalu untuk mencetak gol perdananya bagi klub.
Namun, tanpa adanya tambahan pemain baru untuk lini serang, gol cepat dari pemain berusia 23 tahun ini menjadi dorongan semangat bagi Moyes, yang merasa kurang puas dengan aktivitas transfer klub.
Tidak banyak perubahan berarti dalam susunan pemain utama Moyes, kecuali kehadiran pemain baru Hayden Hackney yang menempati posisi gelandang bertahan, serta gelandang Merlin Rohl yang mengisi posisi bek kanan yang selama ini menjadi masalah.
Baca Juga: Hull City Kejutkan Manchester United, Kalahkan Setan Merah di MKM Stadium
Suasana yang familier terasa pada 38 menit pertama ketika Jean-Philippe Mateta gagal memanfaatkan peluang jarak dekat yang biasanya mampu ia konversi menjadi gol, serta tembakannya yang membentur tiang gawang.
Namun, momentum berubah ketika Dewsbury-Hall melepaskan tembakan kaki kiri menyilang yang menaklukkan Dean Henderson, dan jalannya pertandingan di babak kedua menjadi cerita yang sama sekali berbeda.
Gol sundulan Barry yang mengarah ke bawah dari jarak dekat lahir berkat permainan yang lebih agresif dalam penguasaan bola dimana situasi ini bermula dari tendangan bebas cepat Hackney yang kemudian diteruskan dengan apik oleh Iliman Ndiaye.
Baca Juga: Tiyasan Bersiap Naik Kelas Menjadi Ekosistem Ekonomi Kreatif Baru di Sleman
Ndiaye tampil paling tajam dan Hackney terlihat cukup tenang dalam debutnya di Premier League, namun masih ada sejumlah masalah yang harus dibenahi oleh manajer Everton tersebut.
Hal serupa juga berlaku bagi pelatih Palace, Pierre Sage, yang tidak diperkuat Ismaila Sarr di tengah rumor bahwa sang pemain menolak berlatih demi memuluskan kepindahannya ke Galatasaray.
Palace telah memenangkan lebih banyak trofi dalam dua musim terakhir dibandingkan Everton dalam 31 tahun terakhir; seandainya penyelesaian akhir mereka lebih baik, bukan mustahil merekalah yang menang 2-0.
Baca Juga: 40 UMKM Unjuk Produk di Suadesa Festival 2026, dari Mainan Kayu hingga Cucur Jadul
Mateta malah gagal mengarahkan bola tepat sasaran meski berada di dalam kotak enam yard saat menyambut umpan silang Nketiah pada menit ketiga.
Umpan lambung indah Adam Wharton yang melewati kepala Rohl sempat membuat Nketiah berhadapan dengan Pickford dan tiang gawang, sementara operan lain dari gelandang Inggris itu berhasil membelah pertahanan Everton, namun tembakan Mateta justru membentur tiang gawang saat ia tinggal berhadapan dengan kiper.
Harapan Everton untuk mendapatkan penalti akhirnya pupus setelah keputusan VAR yang memakan waktu lama menyatakan bahwa bek tengah tersebut berada dalam posisi offside.
Baca Juga: Pertunjukan Wayang Kulit Lakon Wahyu Katentreman di Lapangan Rakai Pikatan Kalasan Disambut Antusias
Namun, ketika Daniel Munoz kehilangan bola akibat direbut Harrison Armstrong, bola kemudian dioper ke tengah untuk diselesaikan dengan apik oleh Dewsbury-Hall.
Munoz sebenarnya punya kesempatan menebus kesalahannya, namun sundulannya dari jarak dekat justru melebar; dan ketika Barry mencetak gol pertamanya musim ini pada menit ke-53, pertandingan seolah hanya menyisakan satu pemenang yang pasti.
Editor : Satria Putra Sejati