RADAR JOGJA - Paris Saint-Germain terpaksa memindahkan pertandingan pembuka musim Ligue 1 2026/2027 ke stadion lain.
Juara bertahan Liga Prancis itu dijadwalkan memulai upaya mempertahankan gelar di Parc des Princes dengan menjamu Rennes pada hari Senin.
Namun, pertandingan tersebut kini akan berlangsung di kandang Rennes, Roazhon Park.
Baca Juga: Tottenham Hotspur Upayakan Transfer Ganda Pemain Manchester City, Savinho dan Marmoush
Keputusan ini diambil setelah serangan jamur merusak kondisi lapangan klub asal Paris tersebut menjelang pertandingan.
Laporan tambahan dari RMC menyebutkan bahwa kondisi lapangan memburuk secara signifikan akibat gelombang panas.
Sebagaimana pertama kali dilaporkan oleh ICI Armorique, pembahasan mengenai kondisi lapangan telah dilakukan oleh para petinggi kedua klub dan pihak liga pada hari Rabu.
Baca Juga: Batik Hokokai, Jejak Akulturasi Jepang, Tionghoa, dan Jawa di Tengah Masa Pendudukan
Ligue de Football Professionnel (LFP) mengeluarkan pernyataan pada malam harinya yang mengonfirmasi keputusan untuk menukar lokasi pertandingan.
"Dalam rapat tanggal 19 Agustus, Komite Kompetisi memutuskan bahwa pertandingan tidak dapat diselenggarakan di Parc des Princes," bunyi pernyataan tersebut.
Mereka melanjutkan dengan menegaskan bahwa kondisi lapangan tidak menjamin keselamatan para pemain.
Baca Juga: Negatif Foto Proklamasi Dikubur di Bawah Pohon, Aksi Nekat Frans Mendur Selamatkan Sejarah
"Setelah mencatat ketidakmampuan Paris Saint-Germain untuk menyelenggarakan pertandingan ini di stadion alternatif, pihak liga menerima jaminan dari Stade Rennais bahwa mereka dapat memastikan penyelenggaraan pertandingan pekan pertama ini pada hari Minggu, 23 Agustus, pukul 20.45," lanjut pernyataan tersebut.
"Oleh karena itu, Komite Kompetisi memutuskan untuk menukar status tuan rumah pertandingan, sehingga laga akan digelar di Roazhon Park. Rennes kabarnya sempat enggan menjadi tuan rumah pertandingan ini karena tidak ingin menambah beban jadwal di kompetisi Eropa.
Namun, keputusan untuk menggelar pertandingan ini telah memicu perdebatan mengenai apa yang akan terjadi pada laga pertemuan kedua (laga tandang) di bulan Maret 2027 mendatang.
Baca Juga: Viral, Pesepeda di Bogor Blokir Pemotor yang Nekat Lewat Trotoar
Pihak Les Rouge et Noir menegaskan bahwa perubahan lokasi untuk pertandingan ini tidak berarti adanya pertukaran status tuan rumah, melainkan sekadar perubahan tempat penyelenggaraan.
Mereka berargumen bahwa peraturan LFP menetapkan pertandingan kedua yang mereka jalani harus tetap dimainkan di Rennes sesuai jadwal semula.
Oleh karena itu, komite kompetisi nantinya harus mengambil keputusan, dan langkah tersebut dipastikan akan membuat salah satu klub merasa kecewa.
Baca Juga: Arsenal Sepakat Rekrut Ezri Konsa dari Aston Villa, Segera Lakukan Tes Medis
Editor : Satria Putra Sejati