Meski Baru Pertama Main di Asia, Penyerang Asing PSIM Jogja Adrian Dalmau Akui Adaptasi Lebih Mudah

Fahmi Fahriza • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:15 WIB
Pemain baru PSIM Jogja Adrian Dalmau. Dok. PSIM Jogja
Pemain baru PSIM Jogja Adrian Dalmau. Dok. PSIM Jogja

JOGJA - Penyerang asing anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengaku proses adaptasinya di Indonesia berjalan lebih mudah dari yang dibayangkan. Meski baru pertama kali berkarier di Asia, pemain asal Spanyol tersebut sejauh ini merasa nyaman dengan lingkungan barunya di Laskar Mataram.

Dalmau telah menjalani sejumlah agenda latihan bersama PSIM setelah datang dari Eropa. Kurang lebih ia sudah tiga pekan di Jogja dan menilai proses adaptasinya berjalan cepat, baik dengan tim maupun lingkungan sekitar.

"Sejauh ini sangat bagus. Saya senang di Jogja dan bersama PSIM. Adaptasinya berjalan dengan baik, dan lebih mudah dari yang saya bayangkan," kata Dalmau, Selasa (18/8).

Baca Juga: Mengenal League Cup 2026/2027, Kompetisi Baru yang Bakal Diikuti PSIM Jogja Selain BRI Super League

Menurut Dalmau, keberadaan pemain asing lainnya serta sambutan dari pemain Indonesia turut membuat prosesnya menyesuaikan diri menjadi lebih mudah. Ia bahkan menyebut adaptasinya berjalan lebih baik dibandingkan ekspektasinya sebelum datang ke Indonesia.

"Saya senang karena kami punya tim yang bagus dan orang-orang membuat pemain baru mudah beradaptasi. Banyak pemain asing di sini, tapi pemain Indonesia juga orang-orang yang baik dan rekan setim yang baik bagi saya," ujarnya.

Meski demikian, Dalmau tetap menemukan satu tantangan yang cukup berbeda dibandingkan pengalaman selama beberapa tahun terakhirnya bermain di Eropa, seperti Belanda dan Polandia. Perbedaan temperatur dan tingkat kelembapan menjadi hal yang harus segera disesuaikannya.

Baca Juga: Ortu Korban Little Aresha Bentangkan Banner di PN Jogja, Tuntut Empat Pejabat Diproses Hukum

"Hal yang paling terasa cuaca, saya bermain tujuh tahun terakhir di Belanda dan Polandia. Cuacanya sangat berbeda dengan di sini. Saya harus adaptasi dengan temperatur, kelembapan, dan pernapasan," tutur Dalmau.

Kendati demikian, cuaca panas Indonesia bukan sesuatu yang sepenuhnya asing bagi Dalmau. Ia berasal dari Mallorca, wilayah di Spanyol yang menurutnya memiliki kondisi cuaca serupa. Hanya saja, sudah cukup lama dirinya tidak bermain dalam kondisi seperti yang ditemuinya di Indonesia.

Dalmau kini berusaha mempercepat proses adaptasinya sebelum kompetisi resmi dimulai. Ia juga mendapat keuntungan dari gaya bermain PSIM di bawah Jean Paul Van Gastel yang dinilainya memiliki kemiripan dengan sepak bola yang selama ini dikenalnya di Eropa

"Saya dari Mallorca, cuacanya mirip dengan di sini. Tetapi sudah lama saya tidak bermain dalam kondisi seperti ini, jadi saya perlu beradaptasi. Namun, semuanya akan baik-baik saja," katanya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
Adrian Dalmau penyerang asing PSIM latihan PSIM Jogja