Todd Boehly Dikabarkan Siap Jual Saham Chelsea ke Clearlake, Konflik Internal Jadi Sorotan

Bahana. • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:28 WIB
Todd Boehly
Todd Boehly

Masa depan struktur kepemilikan Chelsea kembali menjadi perhatian. Todd Boehly dikabarkan tengah melakukan pembicaraan untuk menjual sahamnya di klub London tersebut kepada Clearlake Capital, yang saat ini berstatus sebagai pemegang saham mayoritas.

Boehly yang berusia 52 tahun disebut menjalani negosiasi bersama mitra bisnisnya, Mark Walter, untuk melepas kepemilikan mereka kepada Clearlake.

Mengutip Financial Times, kesepakatan tersebut berpotensi menjadi jalan keluar dari ketegangan yang telah berlangsung cukup lama di antara kelompok pemilik Chelsea.

Sejak mengambil alih Chelsea, Boehly menjadi salah satu figur utama dalam proyek BlueCo yang mengelola klub. Namun, hubungannya dengan Clearlake dan Behdad Eghbali disebut beberapa kali diwarnai perbedaan pandangan, terutama terkait strategi pengelolaan klub.

Clearlake Pegang Saham Mayoritas

Clearlake Capital saat ini menguasai sekitar 61,5 persen saham Chelsea. Meski demikian, struktur kepemilikan klub membuat Clearlake dan Boehly tetap memiliki kendali bersama dalam sejumlah keputusan penting.

Baca Juga: Legenda Liverpool Ini Pertanyakan Performa Trent Alexander-Arnold Setelah Meninggalkan Anfield

Boehly sendiri menjabat sebagai chairman Chelsea dan menjadi salah satu wajah utama konsorsium yang mengambil alih klub dari Roman Abramovich pada 2022.

Jika pembicaraan penjualan saham tersebut berujung pada kesepakatan, struktur kepemilikan Chelsea berpotensi mengalami perubahan signifikan. Transaksi itu juga dapat mengurangi ketegangan antara kelompok Boehly dan Clearlake yang selama ini menjadi sorotan.

Mark Walter Ikut Jadi Sorotan

Kabar mengenai pembicaraan penjualan saham tersebut muncul bersamaan dengan persoalan lain yang melibatkan Mark Walter.

Walter diketahui memiliki sekitar 12,7 hingga 12,8 persen saham Chelsea. Ia disebut tengah menjadi objek penyelidikan jaksa federal Amerika Serikat dan Securities and Exchange Commission (SEC) terkait dugaan potensi penipuan pinjaman dengan nilai mencapai USD16 miliar hingga USD21 miliar.

Penyelidikan tersebut menambah perhatian terhadap kelompok pemilik Chelsea di tengah pembicaraan mengenai perubahan kepemilikan saham.

Meski demikian, pembicaraan antara Boehly, Walter, dan Clearlake masih berlangsung. Belum ada kepastian bahwa negosiasi tersebut akan berakhir dengan kesepakatan final.

Baca Juga: Mepasah di Trunyan: Tradisi “Kubur Angin” Bali yang Membiarkan Jasad Kembali ke Alam

Jika transaksi terealisasi, perubahan tersebut dapat menjadi langkah penting dalam meredakan perselisihan di internal pemilik Chelsea sekaligus menentukan arah baru pengelolaan klub pada masa mendatang.



Editor : Bahana.
Behdad Eghbali Mark Walter Todd Boehly chelsea Clearlake Capital