Rodri ke Barcelona Makin Dekat, Manchester City Percepat Transfer Wonderkid Lille

Bahana. • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Ayyoub Bouaddi
Ayyoub Bouaddi

MANCHESTER — Manchester City dikabarkan mulai mempercepat rencana transfer Ayyoub Bouaddi dari Lille setelah mencapai kesepakatan untuk menjual gelandang andalannya, Rodri, ke Barcelona.

Kabar tersebut muncul setelah City menelan kekalahan telak 0-3 dari Arsenal pada ajang Community Shield, Minggu. Enzo Maresca disebut dibuat khawatir melihat buruknya penampilan timnya di lini tengah.

Rodri tidak tampil dalam pertandingan tersebut. Absennya pemain asal Spanyol itu kemudian memunculkan spekulasi bahwa ia tidak masuk skuad karena tengah dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona.

Baca Juga: Alisson Becker Tegaskan Ambisi Liverpool: Bermimpi Besar, Tetap Kerja Keras

Spekulasi tersebut semakin menguat setelah Fabrizio Romano mengonfirmasi pada Minggu bahwa Barcelona telah menyepakati transfer Rodri dari Manchester City dengan nilai €76,5 juta atau sekitar Rp1,43 triliun, menggunakan asumsi kurs Rp18.700 per euro.

Bagi pendukung City, kabar tersebut menjadi pukulan besar.

Dalam laporan terbarunya, Romano menyebut Manchester City kini berada di tahap untuk merampungkan transfer Bouaddi. Yang menarik, pemain tersebut disebut akan bergabung dengan City sekarang, bukan menunggu hingga 2027 seperti rencana sebelumnya.

Ayyoub Bouaddi Bakal Jadi Pengganti Rodri?

Ayyoub Bouaddi baru berusia 18 tahun, sehingga membebaninya dengan ekspektasi untuk langsung menggantikan peran Rodri di Premier League dinilai tidak adil.

Bagi suporter yang berharap Bouaddi menjadi penerus langsung Rodri, ada kemungkinan mereka akan kecewa.

Gelandang Lille tersebut memang memiliki kemampuan berbeda. Pemain internasional Maroko itu justru menunjukkan performa terbaiknya ketika bermain tanpa bola.

Data musim lalu di Ligue 1 memperlihatkan perbedaan mencolok antara Bouaddi dan Rodri dalam distribusi bola.

Bouaddi rata-rata mencatat 30 umpan sukses per pertandingan di Ligue 1 musim lalu. Sementara Rodri membukukan rata-rata 69,4 umpan sukses per laga di Premier League.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa City tidak bisa begitu saja meminta Bouaddi memainkan peran yang sama persis seperti Rodri.

Alih-alih memaksa pemain muda Lille itu meniru peraih Ballon d'Or tersebut, Maresca kemungkinan harus menemukan cara baru untuk membangun serangan dan mengalirkan bola dari lini tengah.

Kehilangan Rodri Jadi Masalah Besar

Kepergian Rodri tidak boleh dianggap sebagai kehilangan pemain biasa.

Baca Juga: Saga Transfer Rodri Selesai? Barcelona Bayar Rp 1,6 Triliun untuk Pemain Terbaik Piala Dunia 2026

Absennya gelandang tersebut akan meninggalkan lubang besar di jantung permainan Manchester City, terutama dalam hal kontrol dan distribusi bola.

City berpotensi membangun duet Elliot Anderson dan Ayyoub Bouaddi di lini tengah. Keduanya memiliki potensi untuk menjadi pasangan yang kuat, meskipun belum ada satu pun yang dikenal sebagai distributor bola kelas elite.

Situasi tersebut membuat City harus mencari formula baru jika benar-benar kehilangan Rodri.

Salah satu opsi yang dapat memberikan keseimbangan lebih baik adalah Enzo Fernandez.

Manchester City sebelumnya telah mengamankan jasa Enzo Fernandez dari Chelsea dalam skenario transfer yang disebut dapat menjadi solusi untuk memperkuat lini tengah.

Namun, jika City benar-benar ingin memboyong pemain tersebut, mereka kemungkinan harus menyiapkan tawaran lebih dari £100 juta atau sekitar Rp2,16 triliun, dengan asumsi kurs Rp21.600 per pound sterling.

Chelsea tentu memiliki posisi tawar yang kuat untuk mempertahankan pemainnya.

Tantangan Baru dalam Perebutan Gelar Premier League

Kehilangan Rodri juga dapat mengubah peta persaingan gelar Premier League.

Peran pemain berusia 30 tahun tersebut selama ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan permainan City. Kemampuannya membaca permainan, memenangkan duel, mengontrol tempo, sekaligus mendistribusikan bola menjadi salah satu fondasi keberhasilan klub.

Karena itu, jika Rodri benar-benar pindah ke Barcelona, Manchester City harus segera beradaptasi.

Baca Juga: Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche La Liga, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Kehadiran Bouaddi memberikan prospek jangka panjang, tetapi pemain berusia 18 tahun tersebut tidak seharusnya langsung dibebani tanggung jawab untuk menggantikan seluruh kontribusi Rodri.

City kini menghadapi tantangan besar: membangun kembali lini tengah dengan kombinasi pemain muda, pemain baru, serta kemungkinan mendatangkan gelandang berharga tinggi.

Jika langkah tersebut tidak berjalan mulus, kehilangan Rodri bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Manchester City lebih rentan dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

 

Editor : Bahana.
ayyoub bouaddi premier league barcelona manchester city Rodri