RADAR JOGJA - Madura United FC harus kehilangan salah satu gelandang andalannya, Jordy Wehrmann, pada awal kompetisi Super League 2026/27. Pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut dipastikan menepi sekitar tiga bulan setelah menjalani operasi cedera bahu kanan.
Cedera itu dialami Jordy ketika memperkuat Indonesia All Star dalam pertandingan menghadapi Aston Villa. Setelah menjalani pemeriksaan medis lanjutan, tim medis Madura United menemukan adanya kerusakan serius pada bagian bahu kanan sang pemain.
Direktur Madura United, Annisa Zhafarina, menjelaskan hasil pemeriksaan menggunakan MRI dan foto Rontgen menunjukkan adanya robekan pada labrum bahu kanan Jordy.
Baca Juga: Persebaya vs Penang FC: Ujian Internasional Green Force Jelang Super League 2026/27
“Setelah melalui beberapa pemeriksaan seperti MRI dan foto Rontgen, ditemukan adanya robekan pada labrum bahu kanan Jordy,” ujar Nisa.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Madura United memutuskan Jordy perlu menjalani tindakan operasi. Prosedur medis itu dilakukan pada Kamis (13/8) di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur.
Menurut Nisa, operasi bertujuan memperbaiki jaringan labrum yang mengalami robekan. Proses pembedahan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Chelsea Tak Main di Eropa, Shakhtar Donetsk Ingin Jadikan Stamford Bridge Kandang Liga Champions
Sehari setelah operasi, kondisi Jordy dilaporkan stabil. Pemain yang menjadi bagian penting dari lini tengah Laskar Sape Kerrab itu masih menjalani perawatan pascaoperasi sebelum memasuki tahapan pemulihan berikutnya.
Nisa mengatakan rasa nyeri yang dirasakan Jordy masih dalam batas wajar sebagai bagian dari proses setelah operasi. Tim medis juga telah menyiapkan program fisioterapi untuk mendukung proses pemulihannya.
“Kondisinya cukup stabil, hanya ada keluhan nyeri wajar pada area luka pascaoperasi. Jordy juga sudah dijadwalkan untuk memasuki program fisioterapi,” jelasnya.
Baca Juga: Mikel Arteta: Suporter Arsenal Tak Perlu Khawatir
Masa pemulihan Jordy diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Selama periode tersebut, tim medis Madura United akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala.
Langkah tersebut penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai tahapan dan kondisi bahu Jordy berkembang dengan baik sebelum mendapat izin kembali berlatih maupun bertanding.
Cedera tersebut menjadi pukulan bagi Madura United yang tengah bersiap menghadapi musim baru. Dengan estimasi pemulihan sekitar tiga bulan, Jordy dipastikan tidak dapat memperkuat Laskar Sape Kerrab pada awal Super League 2026/27.
Baca Juga: FSG Konfirmasi Penjualan Saham Minoritas Liverpool kepada Konsorsium yang Didukung Bos Amazon, Bezos
Madura United dijadwalkan mengawali perjalanan di kompetisi musim ini dengan menghadapi Persijap Jepara pada 6 September mendatang.
Absennya Jordy membuat Laskar Sape Kerrab harus menyiapkan opsi lain di lini tengah. Namun, klub tetap berharap proses pemulihan sang pemain berjalan optimal sehingga ia dapat kembali bergabung dengan tim secepat mungkin.
“Dari tim medis, kami akan pantau dan evaluasi terus-menerus perkembangannya. Kami berharap Jordy bisa pulih dan kembali bergabung bersama tim lebih cepat,” pungkas Nisa.
Baca Juga: Kunjungi Kontingen Kwarda Jateng di Jamnas XII, Ahmad Luthfi: Pramuka Mencetak Calon Pemimpin Masa D
Editor : Satria Putra Sejati