RADAR JOGJA - Manajer Inter Miami, Guillermo Hoyos menekankan perlunya privasi saat Lionel Messi kembali ke dunia sepak bola setelah meninggalnya sang ayah, Jorge Messi.
Jorge Messi meninggal dunia pada 8 Agustus di sebuah rumah sakit di kota Rosario, Argentina tengah. Ia berusia 68 tahun.
"Menurut saya, segalanya harus berjalan secara bertahap; ada duka mendalam yang terlibat, dan ini bukanlah sesuatu yang berubah dalam semalam," ujar Hoyos.
Baca Juga: Andrew Guiliano Dukung FIFA dan Gianni Infantino, Sebut Pengkritik Hanya Iri
"Jadi, saya yakin sikap diam adalah pendekatan terbaik, memberinya ruang untuk menemukan momennya sendiri. Kita perlu mendampinginya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, hal itu membantu seseorang pada akhirnya menemukan jalan ke depan. Dia benar-benar sosok yang luar biasa, dan dia memiliki keluarga yang luar biasa."
Messi tiba dengan pesawat pada Sabtu malam di Rosario; laporan di Argentina menyebutkan bahwa ia menghadiri upacara penghormatan tertutup. Ia kemudian kembali ke Miami dan bergabung kembali dengan Inter Miami untuk pertandingan Leagues Cup melawan Club Leon di Stadion Nu.
Messi memulai pertandingan melawan León dari bangku cadangan, sebelum masuk sebagai pemain pengganti saat jeda babak untuk bermain di 45 menit kedua. Ia mendapat sambutan meriah berupa standing ovation dari penonton di Stadion Nu saat melangkah masuk ke lapangan.
Baca Juga: Sosialisasi Implementasi Pengelolaan Benih Bening Lobster di Kompleks TPI Depok, Kretek, Bantul
"Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya," kata Hoyos mengenai komitmen Messi terhadap tim. "Saya tidak bisa menemukan sebutan yang tepat untuk nilainya sebagai pribadi. Kita tidak sedang membicarakan nilainya sebagai pemain, melainkan nilainya sebagai manusia luar biasa yang berhati besar. Terkadang, kata-kata saja tidak cukup."
Messi berlatih bersama anggota tim lainnya pada Jumat pagi saat Inter Miami bersiap menghadapi Nashville SC pada hari Minggu dalam laga MLS.
Ketika ditanya bagaimana Hoyos akan mengatur menit bermain Messi dan komunikasinya dengan kapten tim untuk pertandingan-pertandingan mendatang, manajer Inter Miami itu kembali menekankan pentingnya sikap diam.
Baca Juga: Banggar DPRD Purworejo Restui Pembangunan Pasar Kutoarjo lewat Dana Pinjaman Rp 100 Miliar
"Ada hal-hal yang sangat pribadi. Sama seperti Anda masing-masing memiliki urusan pribadi sendiri," ujar Hoyos. "Jika saya datang dan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada Anda, Anda mungkin akan berkata, 'Ini masalah pribadi.'
"Itulah sebabnya saya menyebutkan soal sikap diam; itu adalah sesuatu yang sering kali tidak dihargai banyak orang. Mereka gemar berbicara dan melontarkan pendapat. Namun bagi saya pribadi, ini soal benar-benar menghormati batasan-batasan tersebut. Dia hanyalah seseorang yang sedang menghadapi tantangan dan kami sangat menghormati hal itu."
Editor : Satria Putra Sejati