RADAR JOGJA - Michael Carrick menyatakan bahwa Manchester United perlu mendatangkan lebih banyak pemain sebelum batas waktu transfer berakhir.
Sejauh ini, MU telah menghabiskan dana sebesar £85 juta untuk merekrut Andrey Santos dari Chelsea dan Youri Tielemans dari Aston Villa.
Namun, dengan waktu kurang dari tiga minggu sebelum jendela transfer ditutup pada 1 September, Carrick menegaskan bahwa klub harus mendatangkan lebih banyak pemain baru untuk memperkuat skuad.
Baca Juga: Enam Federasi Sepak Bola Arab Dukung Presiden FIFA Gianni Infantino
"Pertama-tama, kami sangat senang dengan para pemain yang telah kami datangkan," ujar Carrick.
"Menurut saya, kami telah meningkatkan kualitas grup dan skuad dalam berbagai aspek, baik dari segi keseimbangan, kualitas, maupun arah tujuan tim. Saya rasa kami telah melakukan langkah yang sangat bagus dan berhasil mendapatkan pemain-pemain yang benar-benar berkualitas tinggi. Jadi, kami sangat senang dengan hal itu.
"Kami selalu ingin berkembang; kami menginginkan lebih dan membutuhkan lebih banyak lagi. Kami terus mencari cara untuk mewujudkannya, jadi upaya ini tidak pernah berhenti. Kami menyadari hal itu dan harus terus berupaya."
Baca Juga: Delapan Raperda Diusulkan, Aturan Pengelolaan Sampah Jadi Salah Satu Kebutuhan Mendesak
Manchester United santer dikaitkan dengan rencana perekrutan bek kiri baru, termasuk Lewis Hall dari Newcastle.
Dikabarkan bahwa klub juga mempertimbangkan untuk mendatangkan gelandang baru ketiga, menyusul kepergian Casemiro dan cedera ligamen lutut yang dialami Manuel Ugarte, cedera yang akan membuat pemain asal Uruguay itu harus absen hampir sepanjang musim.
"Ada satu atau dua area yang ingin kami perbaiki dan kami merasa ada peluang untuk melakukan peningkatan tersebut," kata Carrick.
Baca Juga: Fokus Pemkab Kebumen Tak Hanya Perkotaan, Jalan Perbatasan Kebumen-Wonosobo Diperhalus
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin menyebutkan angka spesifik mengenai jumlah pemain baru yang dibutuhkan dalam 18 hari ke depan.
"Namun sekali lagi, langkah tersebut haruslah sesuatu yang bisa membuat kami lebih baik dan meningkatkan kualitas tim, entah itu dari segi kualitas permainan atau penambahan kedalaman skuad. Hal itulah yang harus kami kelola dengan baik. Hal itu cukup jelas."
Berkat dana yang masuk dari kepindahan permanen Rasmus Hojlund ke Napoli, transfer Radek Vitek ke Middlesbrough, dan klausul penjualan kembali yang aktif saat Mason Greenwood pindah dari Marseille ke Fenerbahce, pengeluaran bersih MU musim panas ini berada di angka sekitar £30 juta.
Baca Juga: Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava, Terjauh 1,9 Kilometer ke Arah Barat Daya
Mengutip dari sumber-sumber yang dekat dengan Setan Merah menegaskan bahwa masih ada dana tersedia di pekan-pekan terakhir bursa transfer dan klub sebenarnya memiliki kemampuan finansial untuk menyamai tawaran £85 juta Tottenham bagi Mateus Fernandes sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur.
Namun, setelah Spurs juga mengeluarkan dana besar untuk merekrut Sandro Tonali, MU kini menjadi satu-satunya klub tradisional 'enam besar' yang belum pernah menghabiskan £100 juta untuk satu pemain saja.
Carrick pun mengisyaratkan bahwa klub mungkin perlu mencari cara lain untuk bersaing dengan tim-tim seperti Arsenal dan Manchester City.
Baca Juga: Bopda Kesetaraan di Gunungkidul di 2026 Naik Rp 341 Juta tapi Belum Dicairkan
"Uang tetaplah uang, saya paham itu. Pada akhirnya ini tetap soal sepak bola, dan di situlah letak persaingannya," ujar Carrick.
"Kami merasa harus berjuang keras dalam setiap kompetisi yang kami ikuti, sembari memahami situasi dan bersikap realistis melihat rekam jejak belakangan ini, namun juga mempertimbangkan kepercayaan diri yang kami peroleh dalam beberapa bulan terakhir serta pencapaian kami di liga.
"Jadi, ada banyak faktor yang terlibat, tetapi situasinya memang seperti itu adanya, baik dari segi keuangan maupun hal lainnya. Untuk saat ini, kami harus memanfaatkannya sebaik mungkin, namun kami benar-benar harus terus berjuang dan mengerahkan segala upaya hingga batas maksimal agar bisa kembali meraih kemenangan.
Editor : Satria Putra Sejati