Unai Emery Puas dengan Pemain Muda Aston Villa di UEFA Super Cup

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:34 WIB
Selebrasi para pemain Aston Villa merayakan gol Brian Madjo ke gawang PSG di UEFA Super Cup.
Selebrasi para pemain Aston Villa merayakan gol Brian Madjo ke gawang PSG di UEFA Super Cup.

RADAR JOGJA - Meski Aston Villa harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) pada laga UEFA Super Cup, pelatih Unai Emery tetap menemukan sejumlah hal positif dari pertandingan tersebut. Salah satunya adalah keberanian memainkan pemain muda yang dinilai mampu menunjukkan kualitas di level tinggi.

Dalam konferensi pers selepas pertandingan, Emery mengakui laga menghadapi PSG memiliki situasi berbeda dibandingkan pertandingan pramusim biasa.

Duel tersebut memang menjadi bagian dari persiapan musim baru, tetapi statusnya sebagai pertandingan resmi perebutan trofi membuat setiap keputusan harus diperhitungkan secara matang.

“Ya, tentu saja,” ujar Emery ketika ditanya mengenai hal positif yang bisa dipetik dari pertandingan melawan PSG.

Baca Juga: Luis Enrique Ungkap Kunci PSG Juara UEFA Super Cup: Kekompakan Tim

“Hari ini kami memainkan satu pertandingan pramusim, namun ini adalah laga resmi untuk memperebutkan trofi,” lanjutnya.

Salah satu keputusan penting Emery adalah memilih pemain yang sudah benar-benar siap secara fisik dan taktik. Pelatih asal Spanyol itu tidak ingin mengambil risiko dengan menurunkan seluruh pemain yang belum berada dalam kondisi ideal.

Menurut Emery, rencana yang telah disusun sebelum pertandingan akhirnya harus disesuaikan dengan kondisi skuad yang tersedia.

“Kami memutuskan untuk menurunkan pemain yang memang sudah siap dan bugar, baik secara taktis maupun setelah menjalani latihan selama empat minggu,” katanya.

Baca Juga: Nany Widjaja Gunakan Rp83 Miliar untuk Beli Tanah, Yang Tercantum Dalam Akta Hanya Rp30,8 Miliar

Pertimbangan tersebut juga berkaitan dengan kondisi beberapa pemain yang baru menyelesaikan agenda panjang bersama tim nasional.

Emery menyebut Emiliano Martinez, Ollie Watkins, dan Ezri Konsa sebagai pemain yang sengaja diberikan waktu tambahan untuk beristirahat.

“Kami juga berupaya menghindari risiko cedera bagi pemain tertentu dan memberikan waktu istirahat selama sepekan kepada mereka yang bermain hingga laga-laga terakhir Piala Dunia,” jelasnya.

Bagi Emery, pengelolaan kondisi pemain menjadi salah satu aspek terpenting ketika memasuki musim baru. Aston Villa membutuhkan skuad yang siap bertarung sepanjang musim, bukan hanya untuk satu pertandingan.

Baca Juga: Ikuti Jejak Real Madrid dan AC Milan, PSG Raih Gelar Juara UEFA Super Cup Secara Beruntun

“Cara kami mengelola mereka sangatlah krusial saat kami mengawali musim ini dengan skuad yang akan kami andalkan sepanjang musim,” ujar Emery.

Pelatih berusia 54 tahun itu bahkan mengaku menggunakan pengalaman dari perjalanan kariernya untuk menentukan keputusan tersebut.

“Saya memiliki pengalaman pribadi dan berusaha memanfaatkannya untuk menghindari kesalahan yang mungkin terjadi dalam situasi lain,” katanya.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Emery tidak hanya melihat hasil pertandingan sebagai ukuran keberhasilan. Baginya, memastikan pemain berada dalam kondisi terbaik untuk menjalani kompetisi panjang juga menjadi bagian penting dari persiapan.

Baca Juga: Airbus A380 Resmi Mendarat di Soetta, Raksasa Udara Dunia Catat Sejarah Baru Penerbangan Indonesia

Satu hal lain yang membuat Emery puas adalah kesempatan yang diberikan kepada sejumlah pemain muda Aston Villa.

Emery menilai pemain-pemain muda tersebut mampu memanfaatkan kesempatan ketika dipercaya tampil menghadapi lawan sekelas PSG.

“Saya sangat senang karena kami juga melibatkan beberapa pemain muda yang sebelumnya sudah ikut serta dalam program latihan kami tahun lalu,” ungkapnya.

George Hemmings dan Brian Madjo menjadi dua pemain yang mendapat sorotan. Keduanya mendapatkan kesempatan bermain dalam situasi seperti pertandingan UEFA Super Cup.

Baca Juga: Messi Tulis Pesan Emosional untuk Sang Ayah yang Telah Tiada: Aku Masih Tidak Percaya

Bahkan Madjo menunjukkan kelasnya dengan mencetak satu gol ke gawang PSG.

“George Hemmings dan Brian sebelumnya berlatih tanpa bermain, dan kami berupaya mempersiapkan mereka hingga mencapai level permainan yang mereka tunjukkan hari ini,” kata Emery.

Menurutnya, penampilan tersebut memberikan indikasi positif terhadap perkembangan para pemain muda Villa.

Emery memang mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, penampilan menghadapi PSG menjadi bukti bahwa para pemain muda tersebut memiliki potensi untuk bersaing.

Baca Juga: PSG Kalahkan Aston Villa untuk Amankan Gelar Juara UEFA Super Cup

“Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan, namun hari ini mereka membuktikan kepada kami bahwa mereka mampu bersaing dan berada di level yang mendekati tim utama,” tegasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
brian madjo aston villa psg unai emery uefa super cup