RADAR JOGJA - Kapten Aston Villa, John McGinn, menatap musim 2026/2027 dengan penuh optimisme. Gelandang asal Skotlandia itu menegaskan The Villans belum mencapai batas kemampuan, meski dalam beberapa musim terakhir berkembang menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di Inggris dan Eropa.
McGinn menyampaikan keyakinan tersebut menjelang pertandingan UEFA Super Cup 2026 melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Salzburg, Austria, Kamis (13/8) dini hari.
Laga tersebut menjadi kesempatan istimewa bagi Aston Villa setelah meraih trofi Eropa utama pertama dalam 44 tahun pada Mei lalu. Villa menjuarai Europa League musim sebelumnya dan kini harus menghadapi PSG yang berstatus juara bertahan Liga Champions.
Baca Juga: Bukan Sekadar Trofi, Unai Emery Ungkap Ambisi Besar Aston Villa untuk Naik Level
Bagi McGinn, pertandingan tersebut menjadi awal yang menarik untuk melihat sejauh mana Aston Villa mampu melangkah pada musim baru.
Ketika ditanya mengenai ekspektasi yang seharusnya dipasang suporter Aston Villa untuk musim 2026/2027, McGinn memberikan jawaban penuh keyakinan.
Menurutnya, target Villa tidak perlu berubah. Mereka harus tetap memiliki ambisi untuk bersaing dengan klub-klub terbaik.
Baca Juga: PSG Lebih Diunggulkan, Unai Emery Tetap Pede Aston Villa Rebut UEFA Super Cup
“Sama seperti harapan di beberapa musim terakhir,” ujar McGinn.
“Menurut saya, kami secara konsisten mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di Inggris maupun Eropa, apa pun kompetisinya,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan kepercayaan diri sang kapten terhadap proyek yang sedang dibangun Aston Villa.
Baca Juga: Gelombang Setinggi Tiga Meter Terjang Pandansimo, Tiga Rumah Warga Rusak
Musim lalu, Villa berhasil mengakhiri kompetisi Premier League di posisi keempat. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu bersaing di papan atas, meski menghadapi persaingan ketat dengan klub-klub yang memiliki sumber daya lebih besar.
Aston Villa memang mengalami perubahan skuad pada musim panas ini. Sejumlah pemain datang, sementara beberapa lainnya meninggalkan klub.
Namun, McGinn menilai perubahan tersebut bukan sesuatu yang hanya dialami Villa.
Baca Juga: Modal Laptop Pinjaman Teman, Sahrul Anak Petani di Alor NTT Berhasil Raih Gelar Sarjana
“Banyak perubahan pasti akan terjadi, tetapi jika melihat klub-klub lain di Inggris, banyak juga perubahan yang terjadi di sana, baik pergantian pelatih maupun pemain,” katanya.
Yang membuat McGinn tetap optimistis adalah keberadaan fondasi utama tim.
“Kami masih memiliki kerangka tim utama yang solid: manajer yang sama, metode yang sama, serta hasrat yang sama untuk meraih prestasi lebih tinggi,” tegasnya.
Baca Juga: Barcelona Mulai Cari Pengganti Araujo, Bek Real Betis Masuk Radar Blaugrana
Kontinuitas tersebut menjadi salah satu modal penting Villa. Meskipun komposisi pemain mengalami perubahan, filosofi dan cara kerja tim tetap dipertahankan.
Aston Villa Disebut Sudah Mencapai Batas, McGinn Membantah
McGinn juga mengingat kembali keraguan yang sempat muncul terhadap Aston Villa beberapa musim lalu.
Baca Juga: Garis Pantai Mundur, Abrasi Pantai Trisik Kulon Progo Terancam Gulung Pemukiman dan Sentinel Cabai
Ada anggapan bahwa Villa telah mencapai batas maksimal setelah mampu menembus papan atas Premier League dan kembali tampil di kompetisi Eropa.
Namun, anggapan tersebut justru berhasil mereka patahkan.
“Banyak orang mengira kami sudah mencapai batas maksimal kemampuan kami beberapa musim lalu, namun kami membuktikan bahwa anggapan mereka salah,” ujar McGinn.
Perkembangan Villa menjadi salah satu bukti bahwa klub masih mampu meningkatkan levelnya.
Baca Juga: DONE DEAL! Trevoh Chalobah Tinggalkan Chelsea, Resmi Gabung Como Bersama Cesc Fabregas
Kini, setelah berhasil meraih trofi Eropa, mereka memiliki tantangan baru untuk mempertahankan konsistensi sekaligus memburu pencapaian yang lebih tinggi.
McGinn menegaskan keberhasilan musim lalu tidak membuat para pemain kehilangan motivasi. Sebaliknya, trofi yang diraih justru menjadi bahan bakar untuk mengejar prestasi berikutnya.
“Kami masih memiliki semangat dan hasrat yang sama untuk meraih lebih banyak prestasi,” katanya.
Karena itu, McGinn meminta para pendukung Aston Villa tidak ragu memasang ekspektasi tinggi.
“Selama semangat dan hasrat itu tetap ada, para penggemar Aston Villa boleh menaruh harapan setinggi-tingginya,” ujarnya.
Baca Juga: Araujo Terpesona Van Dijk, Siap Bangun Duet Baru di Jantung Pertahanan Liverpool
Optimisme tersebut akan langsung diuji ketika Villa menghadapi PSG dalam UEFA Super Cup.
Pertandingan ini juga memiliki nilai historis tersendiri bagi Aston Villa. Ini merupakan penampilan kedua mereka di ajang tersebut setelah sebelumnya sukses mengalahkan Barcelona pada 1983.
Kini, lebih dari empat dekade kemudian, Villa kembali memiliki kesempatan menambah koleksi trofi Eropa. Lawannya jauh berbeda dan tantangannya lebih besar, tetapi McGinn memastikan satu hal: ambisi Aston Villa belum berhenti.
Editor : Satria Putra Sejati