RADAR JOGJA - Paris Saint-Germain (PSG) memiliki kesempatan langsung mengawali musim 2026/2027 dengan trofi. Les Parisiens akan menghadapi Aston Villa pada final UEFA Super Cup 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8) dini hari.
Pertandingan ini mempertemukan PSG sebagai juara UEFA Champions League dengan Aston Villa yang berstatus kampiun Europa League. UEFA memastikan duel tersebut menjadi laga pembuka resmi kompetisi antarklub Eropa musim baru.
Bagi PSG, laga ini bukan sekadar perebutan satu trofi. Manajer Luis Enrique ingin timnya mempertahankan mental juara setelah periode luar biasa musim sebelumnya sekaligus membuka musim baru dengan ambisi yang sama.
Baca Juga: Roberto Martinez Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Belanda, KNVB Mulai Buka Negosiasi
PSG datang ke Salzburg dengan target mempertahankan UEFA Super Cup. Les Parisiens sebelumnya merebut trofi tersebut setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti pada edisi 2025.
Luis Enrique menegaskan ambisi PSG tidak berubah. Meski persiapan tim kali ini terganggu agenda Piala Dunia yang baru berakhir beberapa pekan lalu, pelatih asal Spanyol itu ingin anak asuhnya tetap menunjukkan mental kompetitif.
"Kami memulai musim dengan tekad yang sama untuk memenangkan trofi," kata Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Baca Juga: Prediksi Skor PSG vs Aston Villa UEFA Super Cup Kamis 13 Agustus 2026, H2H dan Susunan Pemain
Enrique mengakui kondisi skuad belum ideal. Sejumlah pemain baru kembali menjalani latihan setelah tampil di Piala Dunia, sementara pemain lainnya baru bergabung lebih awal.
Karena itu, Enrique belum bisa memastikan seperti apa performa terbaik PSG saat menghadapi Aston Villa. Namun, situasi tersebut tidak mengurangi target mereka.
"Kami akan mencoba memenangkan pertandingan level tinggi ini," ujar Enrique.
Baca Juga: Man City Incar Mac Allister, Liverpool Terancam Kehilangan Motor Lini Tengah
Pelatih PSG tersebut juga menyadari status timnya kini berbeda. Setelah menjadi juara Eropa, PSG masuk musim baru dengan ekspektasi yang jauh lebih tinggi.
"Kami ingin menang lagi, tetapi itu tidak mudah. Sejarah sudah menunjukkan hal tersebut," katanya.
UEFA Super Cup bukan satu-satunya trofi yang menjadi incaran PSG dalam waktu dekat.
Baca Juga: Viral, Niat Hati Permalukan Polisi, Aksi Pria Ini Malah Bikin Netizen Geram
Setelah menghadapi Aston Villa, PSG juga akan menjalani pertandingan perebutan Trophee des Champions menghadapi RC Lens. Artinya, Les Parisiens memiliki peluang mengamankan dua trofi pada awal musim 2026/2027.
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Aston Villa memiliki arti penting. Kemenangan di Salzburg akan memberikan PSG kesempatan mengangkat trofi sekaligus membangun momentum positif sebelum memasuki rangkaian kompetisi domestik dan Eropa yang panjang.
Enrique sendiri tidak ingin timnya sekadar puas dengan pencapaian musim lalu.
Baca Juga: Lansia 83 Tahun di Gunungkidul Terbakar Saat Bakar Sampah di Ladang, Meninggal di Rumah Sakit
"Kami menetapkan target yang sangat ambisius sejak awal dan akan terus melakukannya," tegasnya.
Meskipun begitu, ambisi PSG akan mendapat ujian serius dari Aston Villa.
Tim asuhan Unai Emery datang sebagai juara Europa League dan memiliki pengalaman menghadapi PSG. Kedua tim sebelumnya bertemu di Liga Champions 2024/2025. PSG berhasil lolos dengan keunggulan agregat tipis 5-4.
Baca Juga: Pieter Huistra Masih Belum Puas PSS Sleman Kalahkan Kendal Tornado FC
Kondisi tersebut membuat duel di Salzburg berpotensi kembali berlangsung ketat.
Aston Villa tentu memiliki motivasi besar untuk mengalahkan PSG sekaligus menambah koleksi trofi Eropa mereka. Klub asal Birmingham tersebut pernah memenangkan UEFA Super Cup pada 1982 setelah mengalahkan Barcelona dalam format dua leg.
Di sisi lain, PSG memiliki kualitas dan pengalaman terbaru di panggung Eropa. Enrique pun menilai setiap lawan yang menghadapi timnya dalam dua tahun terakhir selalu mampu menunjukkan kualitas.
Baca Juga: Lima Musim Perkuat PSS Sleman, Achmad Zidan Ar Rosyid Kini Perkuat Persela
"Kuncinya adalah membuat lawan sulit membaca permainan kami. Itulah yang kami inginkan," tegas Enrique.
Editor : Satria Putra Sejati