Bukan Besiktas, Mohamed Salah dalam Pembicaraan dengan Tim asal Turki, Trabzonspor

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:27 WIB
Mohamed Salah berdoa sebelum mengeksekusi penalti yang berujung kegagalan saat Mesir takluk dari Nigeria untuk medali perunggu Piala Afria
Mohamed Salah berdoa sebelum mengeksekusi penalti yang berujung kegagalan saat Mesir takluk dari Nigeria untuk medali perunggu Piala Afria

RADAR JOGJA - Mohamed Salah sedang dalam pembicaraan untuk bergabung dengan Trabzonspor setelah kepergiannya dari Liverpool, demikian diumumkan klub Turki tersebut pada hari Selasa.

Tim tersebut menambahkan bahwa Salah akan terbang ke Istanbul pada hari Rabu sebelum melanjutkan perjalanan ke Trabzon. Menurut berbagai laporan, penyerang berusia 34 tahun itu telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun untuk melanjutkan kariernya di Turki.

"Waktu dan rincian lainnya mengenai acara penyambutan di Trabzon akan disampaikan kepada publik melalui saluran komunikasi resmi klub kami pada hari ini," ujar pihak klub.

Baca Juga: Hasil Newport County vs AS Roma 1-4: Giallorossi Menang Telak, Rekrutan Baru Langsung Unjuk Gigi

Salah berstatus bebas transfer sejak meninggalkan Liverpool pada musim panas ini. Pemain internasional Mesir itu mencetak 257 gol dalam 442 penampilan selama sembilan musim di Anfield, serta memenangkan Premier Legaue, Liga Champions, Piala FA, Piala Liga (dua kali), Piala Dunia Antarklub FIFA, dan Piala Super UEFA.

Salah juga sempat dikaitkan dengan kepindahan ke MLS dan Arab Saudi; rival Trabzonspor di Turki, Besiktas, pekan lalu menyatakan bahwa mereka juga telah mengajukan penawaran.

Trabzonspor finis di peringkat ketiga Liga Super Turki musim lalu, yang membuat mereka lolos ke Europa League.

Baca Juga: Bernardo Silva Klaim Memperkuat Real Madrid adalah Pilihan Yang Mudah, Tidak Perlu Berpikir Dua Kali

Mantan bintang Chelsea, Roma, dan Fiorentina itu bermain dalam lima pertandingan di Piala Dunia musim panas ini, membantu Mesir mencapai babak 16 besar sebelum tersingkir oleh Argentina.

Kepergian Salah dari Liverpool pada musim panas ini telah diumumkan sejak bulan Maret, meskipun ia sempat menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada April 2025 setelah menjadi pemain kunci dalam keberhasilan tim meraih gelar juara liga Inggris ke-20 yang menyamai rekor sejarah.

Performanya sempat menurun musim lalu, dan ia dicadangkan dalam tiga pertandingan berturut-turut menjelang akhir tahun lalu. Salah kemudian memberikan wawancara yang memicu kontroversi, di mana ia menuduh klub menjadikannya kambing hitam di tengah rentetan hasil buruk yang dialami tim.

Baca Juga: Berpisah dengan Brentford, Jordan Henderson Resmi Memperkuat Chelsea

Ia juga mengisyaratkan tidak memiliki hubungan baik dengan manajer saat itu, Arne Slot, dan mempertanyakan apakah ia akan tetap bertahan di klub hingga bursa transfer Januari.

Akibatnya, ia sempat dicoret dari skuad untuk pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan.

Meskipun Salah kembali masuk skuad setelah turnamen Piala Afrika pada musim dingin, ia kesulitan mengembalikan performa terbaik yang pernah membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak Premier League sebanyak empat kali.

Baca Juga: Tanpa Shockbreaker dan Baterai Sudah Rusak, 35 Becak Listrik Bantuan Danais 2023 Tak Bisa Dipakai

Editor : Satria Putra Sejati
liverpool trabzonspor mohamed salah