Real Madrid Ucapkan Terima Kasih Kepada Seluruh Federasi Karena telah Melindungi Sepak Bola setelah FIFA Batalkan Penjualan Saham

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:02 WIB
Logo klub Real Madrid.
Logo klub Real Madrid.

RADAR JOGJA - Real Madrid memuji UEFA karena membantu melindungi sepak bola pada saat yang menentukan setelah FIFA membatalkan rencana untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta.

Penentangan dari tiga konfederasi mendorong FIFA untuk membatalkan proposal kontroversial tersebut, yang merupakan pukulan telak bagi presiden Gianni Infantino.

UEFA telah berjanji untuk memboikot kompetisi FIFA sampai ide tersebut dibatalkan dan meningkatkan tekanan pada Infantino dengan menyatakan bahwa ia telah kehilangan kepercayaan dari badan pengatur sepak bola Eropa.

Baca Juga: Hasil Liverpool vs Leeds United: Sempat Unggul 2-0, The Reds Tumbang 2-4 di Laga Pramusim

UEFA sedang mempertimbangkan tindakan lebih lanjut, termasuk kemungkinan memicu mosi tidak percaya terhadap pejabat Swiss Infantino, yang membutuhkan dukungan dari 43 negara anggota FIFA.

"Real Madrid sangat menghargai keputusan yang diambil oleh FIFA untuk membatalkan proposal untuk menjual sebagian hak komersial kompetisinya," demikian bunyi pernyataan dari juara Eropa 15 kali tersebut.

"Klub menganggap ini sebagai kabar baik bagi sepak bola, bagi lembaga-lembaganya, dan yang terpenting, bagi jutaan penggemar olahraga kesayangan kami," imbuhnya.

Baca Juga: Presiden Trabzonspor Bantah Capai Kesepakatan dengan Mohamed Salah

"Real Madrid ingin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UEFA, konfederasi dan federasi, serta semua lembaga yang dengan tegas dan bertanggung jawab menentang proyek ini. Persatuan dan rasa tanggung jawab mereka telah melindungi sepak bola pada saat yang menentukan," jelasnya.

Selain UEFA, Concacaf, yang mengatur sepak bola di Amerika Utara, Tengah, dan Karibia, serta Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), juga menentang rencana tersebut.

Infantino telah meminta persetujuan dari asosiasi nasional untuk mendirikan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah perusahaan yang akan mengawasi aspek komersial dan operasional kompetisinya, termasuk Piala Dunia pria dan wanita.

Baca Juga: Xabi Alonso Optimis Tatap Masa Depan Cerah Bersama Chelsea setelah Masa Singkat Bersama Real Madrid

Elemen yang paling kontroversial dari rencana tersebut adalah usulan penjualan 20% saham kepada investor swasta.

Carlos Cordeiro, penasihat senior Infantino tentang strategi dan tata kelola global, mengundurkan diri karena masalah tersebut, mengatakan bahwa proposal itu adalah kesepakatan buruk untuk sepak bola dan akan menggadaikan masa depan sepak bola.

Kepala Operasi FIFA, Kevin Lamour, mengatakan bahwa administrasi badan pengatur telah ditipu tentang proyek tersebut.

Baca Juga: Lansia dengan Gangguan Pendengaran Meninggal Tertemper Kereta Api di Bawah Flyover Janti Sleman

"Klub adalah fondasi tempat sepak bola tim nasional dan Piala Dunia dibangun," lanjut pernyataan Real Madrid.

"Merekalah yang Menemukan, melatih, mengembangkan, dan menempatkan para pemain yang memungkinkan terselenggaranya kompetisi-kompetisi besar ini untuk melayani tim nasional.

"Sepak bola tim nasional dan Piala Dunia, di atas segalanya, adalah acara-acara yang menjadi kepentingan publik, dan merupakan warisan yang dimiliki oleh bangsa, penggemar, dan masyarakat secara keseluruhan.

Baca Juga: Valentin Barco dari Argentina Bergabung dengan Chelsea dari Strasbourg

"Oleh karena itu, kami percaya bahwa keduanya tidak boleh diperlakukan hanya sebagai aset keuangan yang dimaksudkan untuk dipasarkan demi keuntungan segelintir orang."

Editor : Satria Putra Sejati
afc uefa real madrid FIFA piala dunia