RADAR JOGJA - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya setelah meraih kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN Championship 2026.
Menurut pelatih asal Inggris tersebut, kemenangan ini menjadi bukti bahwa skuad Garuda semakin matang, baik dari sisi karakter maupun mental bertanding.
Bermain di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7), Indonesia sempat dibuat frustrasi oleh pertahanan disiplin Timor Leste. Meski mendominasi jalannya pertandingan, Garuda baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74 sebelum akhirnya menambah dua gol lagi dalam tujuh menit berikutnya.
Baca Juga: Shayne Pattynama Akui Timor Leste Beri Perlawanan Sengit, Timnas Indonesia Diminta Tak Cepat Puas
Bagi Herdman, keberhasilan tim tetap tenang hingga akhirnya mencetak tiga gol pada 25 menit terakhir menjadi nilai positif yang jauh lebih penting dibanding sekadar skor akhir.
"Kami menjalani turnamen ini satu pertandingan demi satu pertandingan. Kami tidak pernah meremehkan lawan mana pun karena inilah sepak bola turnamen," ujar Herdman.
Herdman menilai Timnas Indonesia kini memiliki kemampuan untuk memenangkan pertandingan dengan berbagai cara. Jika pada laga pembuka Garuda tampil agresif sejak menit awal, kali ini para pemain menunjukkan kesabaran dalam membongkar pertahanan lawan sebelum memastikan kemenangan.
Baca Juga: Resmi! PSS Sleman Rekrut Moussa Bagayoko, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan situasi pertandingan merupakan salah satu ciri tim yang mulai berkembang.
"Kami memiliki pemain yang mampu memenangkan pertandingan. Hari ini mereka kembali menunjukkan bahwa mereka juga mampu mengakhiri pertandingan dengan kuat. Pada laga sebelumnya kami memulai pertandingan dengan baik, sementara hari ini kami mencetak tiga gol dalam 25 menit terakhir."
Pelatih berusia 51 tahun itu menambahkan, ketenangan dan kesabaran menjadi kunci saat menghadapi Timor Leste yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Selain kualitas permainan, Herdman juga menyoroti mentalitas para pemain yang tetap fokus hingga peluit panjang dibunyikan. Ia melihat semangat juang dan kekompakan skuad sebagai fondasi penting untuk menghadapi persaingan di turnamen.
"Kami mampu tampil kuat pada 20 menit terakhir pertandingan, berjuang bersama, tetap kompak, dan saling mendukung. Itu adalah bagian penting dari perjalanan kami, sekaligus bukti ketangguhan mental yang akan kami bawa sepanjang turnamen ini."
Menurut Herdman, karakter seperti itu akan menjadi bekal berharga ketika Indonesia menghadapi lawan-lawan yang lebih berat pada fase berikutnya.
Di sisi lain, Herdman juga memberikan penghormatan kepada Timor Leste yang dinilai tampil jauh lebih berkembang dibanding beberapa tahun terakhir. Ia mengakui lawannya datang dengan strategi yang jelas dan mampu menyulitkan Indonesia dalam waktu yang cukup lama.
"Mereka adalah tim yang tangguh dan terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Mereka datang dengan satu misi, yaitu menghentikan kami mencetak gol dan mengandalkan serangan balik. Mereka melakukannya dengan sangat baik. Namun kami tahu, jika kami tetap sabar, momen kami akan datang."
Kesabaran tersebut akhirnya membuahkan hasil. Shayne Pattynama membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-74, disusul gol Thom Haye empat menit berselang dan Mitchell Baker yang memastikan kemenangan 3-0 pada menit ke-81.
Baca Juga: Kini Bekalista Bisa Dipesan via Aplikasi JogjaKita, Simak Caranya!
Kemenangan atas Timor Leste membuat Timnas Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus menjaga posisi di papan atas Grup A ASEAN Championship 2026.
Tantangan berikutnya akan jauh lebih berat. Garuda dijadwalkan menghadapi Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (3/8/2026). Laga tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan penentu dalam perebutan tiket ke semifinal.
Dengan karakter, kesabaran, dan mental bertanding yang terus berkembang, Herdman berharap Timnas Indonesia mampu mempertahankan tren positif dan melanjutkan langkah impresif mereka di ASEAN Championship 2026.
Editor : Satria Putra Sejati