RADAR JOGJA - Bek sayap Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, menegaskan kemenangan 3-0 atas Timor Leste pada laga kedua Grup A ASEAN Championship 2026 bukanlah hasil yang diraih dengan mudah. Meski Garuda akhirnya menang meyakinkan, Timor Leste dinilai mampu memberikan perlawanan yang menyulitkan sepanjang pertandingan.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7), Indonesia baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74 melalui gol Pattynama. Dua gol tambahan dari Thom Haye dan Mitchell Baker memastikan skuad Garuda mengamankan tiga poin penting.
Pattynama mengungkapkan bahwa sejak sebelum pertandingan, tim pelatih telah mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan Timor Leste. Menurutnya, lawan tampil disiplin dan mampu membuat Indonesia bekerja keras hingga menit-menit akhir.
Baca Juga: Resmi! PSS Sleman Rekrut Moussa Bagayoko, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
"Seperti yang dikatakan pelatih, ini adalah pertandingan yang sulit. Saya juga ingin memberikan apresiasi kepada Timor Leste. Mereka memberikan perlawanan yang luar biasa. Sebelum pertandingan kami sudah mengatakan bahwa laga ini tidak akan mudah, dan mereka benar-benar menyulitkan kami," ujar Pattynama.
Pemain berusia 27 tahun itu mengakui Indonesia sempat mengalami berbagai kendala saat berusaha membongkar pertahanan Timor Leste. Namun, ia memuji semangat juang rekan-rekannya yang tidak menyerah hingga akhirnya mampu mencetak tiga gol dalam rentang tujuh menit pada babak kedua.
Menurut Pattynama, ketangguhan mental menjadi faktor penting yang membawa Indonesia keluar sebagai pemenang.
"Bahkan ketika berada di lapangan bersama rekan-rekan setim, kami merasakan bagaimana mereka terus memberikan tekanan. Kami memang sempat mengalami beberapa kesulitan, tetapi pada akhirnya kami berhasil memenangkan pertandingan. Kami terus berjuang hingga akhir, dan tentu sangat baik bisa mencetak tiga gol," imbuhnya.
Meski puas dengan hasil akhir, Pattynama menilai performa Timnas Indonesia masih belum sempurna. Ia menegaskan kemenangan atas Timor Leste harus menjadi bahan evaluasi agar permainan Garuda semakin berkembang pada laga berikutnya.
Menurutnya, masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki meski secara keseluruhan Indonesia mampu menjalankan pertandingan dengan baik.
"Kami harus belajar dari pertandingan ini karena kami masih bisa bermain lebih baik lagi. Namun secara keseluruhan kami tampil dengan baik," jelasnya.
Tambahan tiga poin membuat Indonesia kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memimpin persaingan di Grup A ASEAN Championship 2026. Hasil tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan tim sejak awal turnamen.
Namun, Pattynama mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Timnas Indonesia kini harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya menghadapi Vietnam, yang diprediksi menjadi laga krusial dalam perebutan posisi teratas grup.
Baca Juga: Kini Bekalista Bisa Dipesan via Aplikasi JogjaKita, Simak Caranya!
"Sekarang kami sudah mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan, dan memang itulah target kami. Pertandingan berikutnya akan datang dengan cepat, jadi kami harus segera mempersiapkan diri dan berusaha meraih kemenangan lagi," tegasnya.
Laga melawan Vietnam akan digelar di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (3/8). Pertandingan tersebut diperkirakan menjadi penentu langkah Indonesia menuju babak semifinal sekaligus menguji konsistensi performa skuad asuhan John Herdman setelah dua kemenangan beruntun di fase grup.