Peluang Newcastle Terdegradasi Naik Tiga Kali Lipat Usai Eddie Howe Mundur, Masa Depan Bruno Guimaraes Ikut Disorot

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35 WIB
Eddie Howe saat membawa Newastle United akhiri paceklik gelar domestik selama 70 tahun
Eddie Howe saat membawa Newastle United akhiri paceklik gelar domestik selama 70 tahun

RADAR JOGJA - Kepergian Eddie Howe dari kursi manajer Newcastle United tak hanya mengejutkan publik sepak bola Inggris, tetapi juga langsung memengaruhi prediksi performa The Magpies pada musim 2026/2027.

Berdasarkan data pasar prediksi Betfair Predicts, peluang Newcastle terdegradasi meningkat lebih dari tiga kali lipat hanya beberapa saat setelah kabar pengunduran diri Howe mencuat.

Sebelum pengumuman tersebut, probabilitas Newcastle turun kasta hanya berada di angka 5 persen. Namun, setelah Howe resmi meninggalkan klub, angka itu melonjak menjadi 17 persen, menjadikan Newcastle sebagai tim dengan peluang degradasi tertinggi kelima di Premier League.

Lonjakan ini mencerminkan besarnya pengaruh Howe terhadap stabilitas dan performa Newcastle selama lima tahun terakhir.

Baca Juga: Prediksi Skor Benfica vs St Gallen Leg Kedua Kualifikasi Europa League Putaran Kedua, The Eagles Targetkan Remontada di Da Luz

Howe memutuskan mengakhiri masa baktinya di St James' Park setelah menangani Newcastle sejak 2021. Di bawah kepemimpinannya, The Magpies berhasil bangkit dari ancaman degradasi, kembali tampil di Liga Champions, dan mengakhiri penantian panjang gelar domestik dengan menjuarai Piala Carabao.

Namun, pelatih berusia 48 tahun itu dikabarkan memilih mundur karena ingin beristirahat dari dunia kepelatihan setelah menjalani periode yang intens bersama klub.

Keputusan tersebut membuka babak baru bagi Newcastle, yang kini tengah mencari sosok pengganti untuk memimpin tim menghadapi musim baru.

Data Betfair Predicts menempatkan Newcastle di posisi kelima dalam daftar tim yang paling berisiko terdegradasi musim ini.

Tiga posisi teratas masih ditempati klub promosi, yakni Hull City dengan probabilitas degradasi mencapai 83 persen, disusul Coventry City (54 persen) dan Ipswich Town (52 persen). Di atas Newcastle terdapat rival regional mereka, Sunderland, yang juga dinilai menghadapi musim yang berat meski sebelumnya mampu finis di papan atas dan lolos ke kompetisi Eropa.

Baca Juga: Prediksi CSKA Sofia vs Qarabag FK Leg 2 Kualifikasi Europa League: Duel Seimbang Berpotensi Berlanjut ke Extra Time

Meski prediksi tersebut bukan jaminan hasil akhir, lonjakan probabilitas Newcastle menunjukkan meningkatnya keraguan terhadap kemampuan tim menjaga konsistensi tanpa sosok Howe.

Sejumlah laporan menyebut Newcastle telah membuka pembicaraan dengan pelatih Al Ahli, Matthias Jaissle, untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Howe.

Pelatih asal Jerman berusia 38 tahun itu memiliki hubungan tidak langsung dengan Newcastle karena Al Ahli dan The Magpies sama-sama berada di bawah kepemilikan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.

Meski memiliki rekam jejak positif bersama Red Bull Salzburg dan Al Ahli, Jaissle belum pernah melatih di Premier League. Faktor pengalaman ini menjadi salah satu alasan munculnya keraguan terhadap kemampuannya membawa Newcastle bersaing di kompetisi seketat Liga Inggris.

Baca Juga: 15 Perusahaan Inggris Bidik Peluang Proyek Kereta Api di Indonesia

Situasi Newcastle semakin rumit setelah menjalani bursa transfer yang dianggap kurang ideal.

Klub gagal mengamankan beberapa target utama, sementara dua pemain penting, Anthony Gordon dan Sandro Tonali, telah meninggalkan St James' Park. Kehilangan dua pilar tersebut membuat kebutuhan akan pemain baru semakin mendesak.

Selain itu, Newcastle juga dikabarkan gagal mendapatkan gelandang muda Johan Manzambi yang memilih bergabung dengan Aston Villa.

Kondisi tersebut membuat skuad The Magpies dinilai membutuhkan pembenahan signifikan sebelum musim dimulai.

Baca Juga: Arsenal dan Liverpool Incar Maxi Araújo, Sporting CP Patok Harga Selangit

Kepergian Eddie Howe juga memunculkan spekulasi mengenai masa depan kapten Newcastle, Bruno Guimaraes.

Gelandang asal Brasil itu disebut memiliki hubungan yang sangat baik dengan Howe selama bekerja sama di St James' Park. Situasi ini memunculkan dugaan bahwa perubahan di kursi pelatih dapat memengaruhi keputusan Bruno terkait masa depannya.

Arsenal menjadi salah satu klub yang terus dikaitkan dengan pemain berusia 28 tahun tersebut. Jika Newcastle gagal mempertahankan pemain-pemain kuncinya, tantangan klub untuk bersaing di Premier League diperkirakan akan semakin berat.

Baca Juga: Bentor Belum Seluruhnya Diganti Betrik, Sopir Desak Pemerintah Tunda Kebijakan Malioboro Full Pedestrian

Dengan musim baru yang semakin dekat, manajemen Newcastle kini dituntut bergerak cepat untuk menunjuk pelatih baru sekaligus memperkuat skuad agar mampu mengembalikan kepercayaan publik dan menghindari prediksi negatif yang mulai bermunculan.

Editor : Satria Putra Sejati
Peluang degradasi Newcastle newcastle united eddie howe premier league Bruno Guimaraes