Profil Matheus Fornazari: Striker 203 Cm yang Resmi Diumumkan PSS Sleman, Ini Statistik Terbarunya

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 13:34 WIB
Striker baru PSS Sleman Matheus Fornazari. (Foto: Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)
Striker baru PSS Sleman Matheus Fornazari. (Foto: Elang Kharisma Dewangga/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - PSS Sleman resmi memperkenalkan Matheus Fornazari Custódio sebagai rekrutan anyar untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027 pada Kamis (30/7). Kehadiran penyerang asal Brasil itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lini depan Super Elang Jawa setelah promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Fornazari merupakan penyerang tengah dengan postur yang sangat menjulang, yakni 203 sentimeter. Keunggulan fisiknya membuat ia dikenal sebagai target man yang kuat dalam duel udara, mampu menahan bola dengan baik, serta menjadi ancaman dalam situasi bola mati.

Lahir di Curitiba, Brasil, pada 7 Oktober 1995, Matheus Fornazari membangun karier dengan bermain di beberapa negara sebelum akhirnya merapat ke Indonesia.

Baca Juga: PSIM Jogja Dikabarkan Rekrut Marvin Loría, Winger Kosta Rika Eks Deportivo Saprissa

Ia pernah memperkuat klub-klub di Brasil sebelum melanjutkan karier ke Angola dan Portugal. Penampilan apiknya bersama Sukhothai FC di Thai League membuat BG Pathum United merekrutnya secara bebas transfer untuk musim 2025/2026.

Saat membela Sukhothai pada musim 2024/2025, Fornazari tampil tajam dengan mencetak 13 gol di Thai League 1. Catatan tersebut menjadi salah satu alasan BG Pathum United memboyongnya untuk memperkuat lini serang.

Musim 2025/2026 tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Fornazari. Persaingan ketat di lini depan BG Pathum United membuatnya lebih sering tampil sebagai pemain pengganti.

Baca Juga: Dua Belum Ditahan, Lima Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha Jogja Diancam Pasal Berlapis 

Secara keseluruhan, ia membukukan 23 penampilan di semua kompetisi, dengan rincian 3 kali sebagai starter dan 20 kali masuk dari bangku cadangan. Dari jumlah tersebut, Fornazari berhasil mencetak 10 gol, termasuk dua gol di Thai League 1, sementara sisanya lahir di ajang piala domestik dan kompetisi regional.

Meski menit bermainnya terbatas di liga, rasio gol yang dimiliki menunjukkan efektivitasnya sebagai penyerang kotak penalti yang mampu memaksimalkan peluang.

Kedatangan Fornazari diyakini sesuai dengan kebutuhan pelatih Pieter Huistra yang ingin menghadirkan variasi serangan. Dengan postur tinggi, ia dapat menjadi target umpan silang maupun bola panjang, sekaligus membuka ruang bagi pemain sayap dan gelandang yang datang dari lini kedua.

Baca Juga: Forum Komunikasi Publik Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Komitmen Beri Pelayanan Prima bagi Masyarakat

Selain unggul dalam duel udara, striker Brasil itu juga dikenal memiliki penyelesaian akhir yang baik menggunakan kedua kaki serta kemampuan menjaga bola saat tim membangun serangan.

Kini, tantangan baru menanti Fornazari di sepak bola Indonesia. Publik Sleman berharap pengalaman internasional yang dimilikinya mampu diterjemahkan menjadi kontribusi nyata dalam bentuk gol dan membawa PSS bersaing di papan atas BRI Super League 2026/2027.

Editor : Satria Putra Sejati
matheus fornazari Profil Matheus Fornazari Statistik Matheus Fornazari BG Pathun United PSS Sleman