RADAR JOGJA - Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi belum memberikan kepastian mengenai masa depan gelandang muda Lucas Bergvall. Usai laga uji coba melawan Sydney FC yang dimenangkan Spurs melalui adu penalti, De Zerbi menegaskan bahwa dirinya tidak akan memaksa pemain mana pun untuk tetap bertahan di klub.
Bergvall yang menjalani penampilan perdananya sebagai starter dalam tur pramusim Tottenham belakangan menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan sejumlah klub Liga Inggris. Meski demikian, De Zerbi mengaku masih berharap gelandang berusia 20 tahun tersebut tetap menjadi bagian dari skuadnya untuk musim 2026/2027.
"Saya ingin dia tetap bersama kami. Menurut saya dia memiliki potensi menjadi pemain top. Namun pada akhirnya, saya tidak ingin meyakinkan siapa pun untuk tetap tinggal," ujar De Zerbi.
Pelatih asal Italia itu menegaskan Tottenham merupakan klub besar yang seharusnya mampu menarik dan mempertahankan pemain karena kualitas proyek yang dimiliki, bukan karena bujukan dari pelatih.
Baca Juga: Chelsea Berpeluang Rekrut Jordan Henderson dengan Gratis Usai Resmi Tinggalkan Brentford
Menurutnya, persaingan di dalam skuad akan semakin ketat sehingga setiap pemain harus membuktikan kualitasnya untuk mendapatkan tempat utama.
"Tottenham adalah klub besar, bahkan tanpa saya. Kami tidak perlu membujuk siapa pun untuk bertahan. Saya yakin Bergvall bisa mendapatkan tempatnya karena persaingan di dalam tim akan sangat kompetitif," katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya memiliki kedalaman skuad mengingat Tottenham dalam beberapa musim terakhir kerap dilanda badai cedera.
"Kami tidak hanya membutuhkan 11 pemain. Untuk bersaing di papan atas, sebuah tim harus memiliki 22 hingga 24 pemain yang siap dimainkan kapan saja," lanjutnya.
Baca Juga: Siapkan RSUD Tidar Kembangkan Hospital Tourism, Magelang Bidik Pasien dari Luar Daerah
De Zerbi mengungkapkan dirinya telah beberapa kali berdiskusi dengan Bergvall, termasuk menjelang berakhirnya musim lalu dan saat jeda Piala Dunia. Kini, setelah menjalani pramusim bersama, komunikasi keduanya menjadi lebih intens.
Pelatih berusia 47 tahun itu mengaku membutuhkan waktu untuk memahami karakteristik seluruh pemain sebelum menentukan peran terbaik mereka di lapangan.
"Saya sudah berbicara dengannya sebelum musim lalu berakhir dan saat Piala Dunia. Sekarang kami bisa berdiskusi lebih baik karena tidak ada tekanan pertandingan. Saya mulai bekerja dengannya sesuai metode saya," jelas De Zerbi.
Ia menambahkan bahwa Bergvall merupakan pemain muda dengan kualitas yang sulit ditemukan.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI KAMIS, 30 JULI 2026
"Dia masih sangat muda, memiliki kemampuan yang luar biasa dan juga pribadi yang baik. Tidak mudah menemukan pemain muda dengan level seperti dirinya. Saya berharap dia tetap bersama kami."
Masa depan Bergvall masih menjadi tanda tanya di tengah ketertarikan sejumlah klub Premier League. Newcastle United dan Nottingham Forest sebelumnya dilaporkan telah mencoba mendekati pemain internasional Swedia tersebut, tetapi upaya mereka belum membuahkan hasil.
Hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait apakah Bergvall akan bertahan atau mencari tantangan baru sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Selain membahas Bergvall, De Zerbi juga memberikan pujian kepada rekrutan anyar Tottenham, Sandro Tonali, yang didatangkan dengan nilai transfer fantastis dari Newcastle United.
Baca Juga: Lagi Musim Ikan Tengiri dan Cakalang tapi Ombak Tak Bersahabat, Nelayan Kebumen Pilih Libur Melaut
Menurutnya, Tonali merupakan aset berharga yang harus dikelola dengan baik agar mampu mencapai potensi terbaiknya.
"Dia adalah berlian yang sangat berharga. Kami harus membantunya berkembang, terutama dalam pengambilan keputusan dan kondisi fisiknya. Pemain dengan kualitas seperti itu juga harus memiliki kekuatan fisik untuk tampil konsisten di level tertinggi," ujar De Zerbi.
Ia menambahkan bahwa dirinya selalu memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang, dan Tonali termasuk pemain yang memiliki potensi istimewa.
Setelah menghadapi Sydney FC, Tottenham dijadwalkan memainkan pertandingan terakhir dalam rangkaian tur pramusim Australia melawan Chelsea.
Baca Juga: Lagi Musim Ikan Tengiri dan Cakalang tapi Ombak Tak Bersahabat, Nelayan Kebumen Pilih Libur Melaut
Laga tersebut akan berlangsung di Accor Stadium pada awal Agustus dan menjadi kesempatan terakhir bagi De Zerbi untuk mematangkan komposisi tim sebelum memasuki kompetisi resmi musim 2026/2027.
Editor : Satria Putra Sejati