Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis, Gantikan Didier Deschamps dengan Kontrak Empat Tahun

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 10:36 WIB
Zinedine Zidane resmi diumumkan sebagai pelatih tim nasional Prancis yang baru, gantikan Didier Deschamps.
Zinedine Zidane resmi diumumkan sebagai pelatih tim nasional Prancis yang baru, gantikan Didier Deschamps.

RADAR JOGJA - Era baru Timnas Prancis resmi dimulai. Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Les Bleus untuk menggantikan Didier Deschamps, yang mengakhiri masa kepemimpinannya setelah membawa Prancis tampil di Piala Dunia 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Philippe Diallo, dalam konferensi pers di markas federasi di Paris, Selasa waktu setempat. Zidane dikontrak selama empat tahun dan akan langsung mempersiapkan tim menghadapi UEFA Nations League serta kualifikasi Euro 2028.

Penunjukan Zidane menjadi salah satu momen paling dinanti dalam sepak bola Prancis. Selama beberapa tahun terakhir, mantan pelatih Real Madrid itu memang disebut-sebut sebagai penerus alami Didier Deschamps.

Dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Timnas Prancis, Zidane mengaku menerima jabatan tersebut sebagai sebuah impian yang akhirnya terwujud.

Baca Juga: Roberto Mancini Resmi Kembali Jadi Pelatih Timnas Italia, FIGC Bidik Kebangkitan Azzurri

Menurutnya, kesempatan memimpin negara yang pernah dibelanya sebagai pemain merupakan pencapaian yang sangat istimewa.

"Bagi saya, ini adalah kelanjutan dari sebuah mimpi. Selama lima tahun terakhir saya menerima beberapa tawaran untuk melatih klub, tetapi saya menolaknya karena hanya ingin menangani Timnas Prancis," ujar Zidane.

Legenda berusia 54 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada Didier Deschamps yang telah mengabdikan diri selama lebih dari satu dekade bersama Les Bleus.

"Saya siap menghadapi tantangan ini dan akan memberikan segalanya agar Timnas Prancis terus meraih kemenangan. Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Didier Deschamps atas pekerjaan luar biasanya selama bertahun-tahun," imbuhnya.

Baca Juga: Joan Laporta Pulih dari Gangguan Jantung, Presiden Barcelona Tunda Keberangkatan ke Inggris

Presiden FFF, Philippe Diallo, menyebut penunjukan Zidane sebagai langkah penting bagi masa depan sepak bola Prancis.

Ia mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan Zidane telah dimulai sejak Februari 2025, setelah Didier Deschamps memberi tahu federasi mengenai rencananya mundur usai Piala Dunia 2026.

"Zinedine adalah salah satu legenda terbesar sepak bola Prancis. Selama bertahun-tahun ia selalu mengatakan bahwa salah satu impiannya adalah melatih Timnas Prancis. Hari ini impian itu menjadi kenyataan," kata Diallo.

Nama Zinedine Zidane tidak bisa dipisahkan dari sejarah sepak bola Prancis.

Baca Juga: IFAB: Breel Embolo Tidak Seharusnya Kartu Merah saat Swiss Takluk dari Argentina di Piala Dunia 2026

Sebagai pemain, ia menjadi pahlawan saat membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 1998 dengan mencetak dua gol di final melawan Brasil. Dua tahun kemudian, Zidane kembali mengantarkan Prancis meraih gelar Euro 2000.

Sepanjang kariernya, Zidane juga meraih Ballon d'Or, tiga kali penghargaan FIFA World Player of the Year, serta dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2006 meski harus mengakhiri karier internasionalnya dengan kartu merah di final melawan Italia.

Setelah pensiun sebagai pemain, Zidane melanjutkan kesuksesannya sebagai pelatih.

Bersama Real Madrid, ia mencatat sejarah dengan mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun pada 2016, 2017, dan 2018. Selain itu, ia juga membawa Los Blancos meraih dua trofi LaLiga dan sejumlah gelar bergengsi lainnya.

Baca Juga: Tradisi Saparan di Mantran Wetan Magelang Lebih Meriah dari Lebaran, Ajang Berkumpul Keluarga 

Zidane mewarisi skuad Prancis yang dipenuhi pemain bintang dan bertalenta. Namun, ia juga menghadapi ekspektasi tinggi untuk mengembalikan Les Bleus ke jalur juara setelah gagal memenuhi target di Piala Dunia 2026.

Prancis sebelumnya tersingkir di babak semifinal usai kalah dari Spanyol, sebelum kembali menelan kekalahan dalam laga perebutan tempat ketiga.

Tugas pertama Zidane adalah memimpin Les Bleus di ajang UEFA Nations League. Prancis akan bersaing di grup yang dihuni Turki, Belgia, dan Italia, dengan pertandingan perdana dijadwalkan berlangsung pada 25 September.

Setelah itu, fokus utama Zidane adalah membawa Timnas Prancis lolos ke Euro 2028 dan kembali menjadi kandidat kuat juara di turnamen internasional.

Baca Juga: Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern

Penunjukan Zidane sekaligus mengakhiri era kepelatihan Didier Deschamps yang berlangsung selama 14 tahun.

Deschamps mulai menangani Timnas Prancis pada 2012 dan berhasil mempersembahkan berbagai prestasi, termasuk gelar Piala Dunia 2018, finalis Piala Dunia 2022, serta membawa Les Bleus mencapai final Euro 2016.

Kini tongkat estafet beralih kepada Zidane, sosok yang telah lama dianggap sebagai penerus ideal untuk melanjutkan tradisi prestasi sepak bola Prancis.

Dengan pengalaman luar biasa sebagai pemain maupun pelatih, Zidane diharapkan mampu membawa Les Bleus kembali berjaya di panggung internasional dan membuka lembaran baru dalam sejarah sepak bola Prancis.

Editor : Satria Putra Sejati
Zinedine Zidane pelatih Prancis Pelatih timnas Prancis zinedine zidane timnas prancis didier deschamps