RADAR JOGJA - Joan Laporta membawa kabar baik bagi para pendukung Barcelona. Presiden Barcelona berusia 64 tahun itu mengonfirmasi kondisinya terus membaik setelah menjalani prosedur medis akibat gangguan irama jantung (aritmia) yang membuatnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Masalah kesehatan tersebut memaksanya membatalkan rencana terbang ke Inggris untuk bergabung dengan rombongan Barcelona yang sedang menjalani agenda pramusim. Meski demikian, Laporta memastikan proses pemulihannya berjalan sesuai harapan.
Laporta menjalani tindakan medis di sebuah rumah sakit di Barcelona, Catalonia, pada Selasa waktu setempat. Prosedur tersebut berlangsung sukses dan berhasil mengembalikan ritme jantungnya ke kondisi normal.
Melalui akun media sosial pribadinya, Laporta menyampaikan bahwa dirinya kini dalam kondisi yang jauh lebih baik.
Baca Juga: IFAB: Breel Embolo Tidak Seharusnya Kartu Merah saat Swiss Takluk dari Argentina di Piala Dunia 2026
"Semuanya berjalan dengan baik. Aritmia saya telah pulih. Jantung saya kembali berdetak secara normal," tulis Joan Laporta.
Pernyataan tersebut langsung disambut positif oleh para pendukung Barcelona yang sebelumnya mengkhawatirkan kondisi kesehatan sang presiden.
Dalam pernyataannya, Joan Laporta memberikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis yang menangani proses pemulihannya.
Baca Juga: Mentan Amran Perkuat Kemitraan RI–Australia, Dadahup Siap Jadi Model Pertanian Rawa Modern
Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada tim dokter dan perawat di Hospital de Barcelona yang dipimpin oleh Dr. Jordi Morillas atas penanganan profesional yang diterimanya.
Laporta juga menyampaikan penghargaan kepada Kepala Layanan Medis Barcelona, Dr. Xavier Corbella, beserta kepala stafnya, Manana Giorgadze, yang mengoordinasikan seluruh proses perawatan.
Tak hanya itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada ahli jantung dunia, Dr. Valentí Fuster bersama tim Mount Sinai Hospital, serta Dr. Josep Brugada yang memberikan rekomendasi prosedur medis untuk mengatasi aritmia yang dialaminya.
Baca Juga: Tradisi Saparan di Mantran Wetan Magelang Lebih Meriah dari Lebaran, Ajang Berkumpul Keluarga
Sebelumnya, Joan Laporta dijadwalkan bergabung dengan skuad Barcelona yang tengah menjalani pemusatan latihan di St George's Park, Inggris.
Tim asuhan Hansi Flick sedang mempersiapkan diri menghadapi rangkaian laga uji coba pramusim, termasuk pertandingan melawan Birmingham City.
Namun, berdasarkan rekomendasi tim medis, Laporta diminta menunda seluruh perjalanan internasional dan tetap berada di Barcelona hingga proses pemulihannya benar-benar selesai.
Baca Juga: KopDes Merah Putih Pangkas Rantai Pasok, Mentan Amran: Rp 263 Triliun Bisa Kembali ke Petani
Sebelum mengalami gangguan kesehatan, Joan Laporta sempat berada di Amerika Serikat untuk menyaksikan sejumlah pertandingan Piala Dunia.
Ia hadir langsung dalam partai final di New Jersey ketika Spanyol berhasil keluar sebagai juara dunia. Setelah kembali ke Spanyol, Laporta menjalani pemeriksaan yang kemudian menemukan adanya gangguan irama jantung sehingga memerlukan tindakan medis.
Joan Laporta saat ini tengah menjalani periode keduanya sebagai Presiden Barcelona. Ia pertama kali memimpin klub pada periode 2003 hingga 2010 sebelum kembali memenangkan pemilihan pada 2021.
Pada pemilihan terbaru, Laporta kembali memperoleh kepercayaan dari para anggota klub sehingga masa jabatannya diperpanjang hingga 2031.
Dengan kondisi kesehatannya yang terus menunjukkan perkembangan positif, Barcelona berharap Joan Laporta dapat segera kembali menjalankan tugasnya mendampingi klub dalam menghadapi musim kompetisi 2026/27.
Editor : Satria Putra Sejati