RADAR JOGJA - Spekulasi mengenai masa depan Bruno Guimaraes kembali menghangat setelah pelatih Newcastle United, Eddie Howe, mengakui belum dapat memastikan apakah sang kapten akan tetap bertahan di St. James' Park untuk musim depan.
Pernyataan tersebut muncul di tengah ketertarikan Arsenal yang dikabarkan terus memantau situasi gelandang timnas Brasil tersebut.
Howe menyampaikan komentarnya usai Newcastle United bermain imbang 1-1 melawan Gateshead dalam laga uji coba pramusim. Meski enggan mengungkap isi pembicaraannya dengan Bruno Guimaraes, pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan bahwa sang pemain memiliki peran penting bagi tim.
Baca Juga: Pelatih Tottenham Hotspur Roberto De Zerbi: Setiap Pemain Yang Tidak Senang di Tim, Silahkan Pergi
"Kami telah melakukan beberapa percakapan yang sangat baik sebelum Piala Dunia, selama Piala Dunia, dan setelah Piala Dunia. Apa yang kami bicarakan tentu harus tetap menjadi urusan pribadi. Yang jelas, Bruno adalah pemain hebat dan pribadi yang luar biasa," ujar Howe.
Saat ditanya secara langsung mengenai peluang Bruno Guimaraes bertahan di Newcastle musim depan, Howe memilih untuk tidak memberikan kepastian.
"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan masa depan Bruno. Itu menjadi bahan spekulasi bagi orang lain, dan juga merupakan pembicaraan yang bukan menjadi bagian saya untuk dibahas," katanya.
Pernyataan tersebut semakin memicu spekulasi mengenai masa depan kapten Newcastle, terutama setelah Arsenal disebut masih menjadikan Bruno sebagai salah satu target utama untuk memperkuat lini tengah.
Sebelumnya, dikabarkan bahwa Arsenal berencana meningkatkan upaya untuk merekrut gelandang asal Brasil tersebut. Namun, besarnya nilai transfer yang diminta Newcastle masih menjadi hambatan utama dalam negosiasi.
Situasi Newcastle pada bursa transfer musim panas ini tidak mudah. Klub berjuluk The Magpies itu telah kehilangan sejumlah pemain penting dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Mengenal Ketua Umum NPCI Kulon Progo Widi Nuryanto, dari Kernet Bus hingga Pimpin Atlet Difabel
Setelah melepas Alexander Isak ke Liverpool pada hari terakhir bursa transfer September lalu, Newcastle juga ditinggal Sandro Tonali yang bergabung dengan Tottenham Hotspur dan Anthony Gordon yang memilih hijrah ke Barcelona.
Howe mengakui kepergian para pemain bintang memberikan dampak besar terhadap kekuatan tim.
"Kami tidak ingin kehilangan pemain terbaik kami. Itu sudah sangat jelas. Kehilangan dua pemain besar sangat menyakitkan bagi kami dan bukan situasi yang mudah," ujar Howe.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa manajemen klub terus berupaya membangun skuad yang kompetitif untuk menghadapi musim baru.
"Bagi saya, ini merupakan musim panas yang penuh tantangan. Namun kami selalu berusaha mengambil keputusan terbaik bagi klub, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang, serta memastikan skuad berada dalam kondisi terbaik," tambahnya.
Editor : Satria Putra Sejati