RADAR JOGJA - Roberto De Zerbi mengatakan bahwa setiap pemain Tottenham Hotspur yang tidak senang atau bangga berada di klub harus pergi, di tengah keraguan tentang masa depan Lucas Bergvall bersama tim London utara tersebut.
Spurs telah menghabiskan sekitar £237 juta (Rp 5,6 triliun) sebagai bagian dari pembangunan kembali besar-besaran di jendela transfer ini dan kepergian juga diperkirakan akan terjadi, dengan pelatih kepala De Zerbi mengungkapkan bahwa ia akan berpisah dengan pemain yang tidak ingin tetap berada di klub.
Bergvall termasuk dalam skuad 35 pemain untuk tur pramusim Tottenham di Selandia Baru dan Australia, tetapi setelah menerima menit bermain yang terbatas di bawah pelatih asal Italia itu musim lalu, gelandang Swedia itu mungkin akan mendorong untuk pindah.
"Saya sangat jelas sejak awal masa jabatan saya di Tottenham," kata De Zerbi.
"Saya berkata, siapa yang tidak ingin tetap di Tottenham? Siapa pun yang tidak bahagia, tidak bangga tinggal di sini, harus pergi," imbuhnya.
"Saya ingin para pemain bangga dan bahagia tinggal di sini, untuk turun ke lapangan di Stadion Tottenham Hotspur dengan motivasi besar," jelasnya.
Baca Juga: Mengenal Ketua Umum NPCI Kulon Progo Widi Nuryanto, dari Kernet Bus hingga Pimpin Atlet Difabel
"Motivasinya adalah untuk bahagia tinggal di satu tim. Saya belum berbicara dengan Lucas. Saya akan berbicara dengannya dalam beberapa hari ke depan dan kami akan membuat keputusan terbaik untuk klub, untuk Lucas, untuk saya, untuk kita semua, tanpa masalah, Lucas adalah talenta yang sangat besar," tegasnya.
Tottenham telah memperkuat skuad mereka dengan mendatangkan pemain-pemain mahal seperti Jan Paul van Hecke, Sandro Tonali, dan Mateus Fernandes, tetapi De Zerbi menegaskan bahwa lebih banyak pemain perlu didatangkan.
"Target sekarang adalah melengkapi posisi penyerang," kata De Zerbi.
"Kami menginginkan target pertama, level pertama, karena bagaimanapun kami sudah memiliki pemain-pemain penting, tetapi saya pikir untuk memulai proyek baru, kami membutuhkan beberapa pemain penting lagi, tentu saja," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati