Arsenal Resmi Rekrut Pemain Sayap Senilai Rp 813 Milyar, Christos Tzolis dari Club Brugge

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 10:55 WIB
Arsenal resmi mengumumkan kedatangan pemain sayap asal Yunani, Christos Tzolis, dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas 2026.
Arsenal resmi mengumumkan kedatangan pemain sayap asal Yunani, Christos Tzolis, dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas 2026.

RADAR JOGJA - Arsenal resmi mengumumkan kedatangan pemain sayap asal Yunani, Christos Tzolis dari Club Brugge pada bursa transfer musim panas 2026. Transfer ini menjadi salah satu langkah penting The Gunners untuk memperkuat kedalaman lini serang menjelang bergulirnya musim baru.

Berdasarkan sejumlah laporan, Arsenal mengeluarkan dana sebesar 34 juta poundsterling atau sekitar Rp813 miliar untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 24 tahun tersebut.

Kehadiran Tzolis diharapkan dapat menambah opsi di sektor sayap, terlebih setelah Arsenal melepas Leandro Trossard ke Besiktas dengan nilai transfer sekitar 15,3 juta poundsterling.

Direktur Olahraga Arsenal, Andrea Berta menyambut positif kedatangan Tzolis. Menurutnya, sang pemain memiliki atribut yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas lini depan skuad asuhan Mikel Arteta.

Baca Juga: Luka Modric Termotivasi Bawa AC Milan Bangkit setelah Teken Perpanjangan Kontrak

"Kami sangat senang telah menyelesaikan transfer Christos Tzolis. Dia adalah pemain menyerang yang sangat serbaguna. Posisi alaminya berada di sisi kiri, tetapi dia mampu bermain di berbagai posisi di lini depan," ujar Berta.

Ia menilai kemampuan teknis Tzolis menjadi salah satu keunggulan utama yang akan memberikan dimensi baru bagi permainan Arsenal.

"Christos merupakan pencetak gol yang efektif dengan kedua kaki, mampu bermain di ruang sempit, dan memiliki kualitas teknik yang luar biasa," imbuhnya.

Berta juga menyoroti konsistensi performa pemain asal Yunani tersebut dalam beberapa musim terakhir.

Baca Juga: Cedera MCL, Frenkie De Jong Berpotensi Absen Perkuat Barcelona di Awal Musim

"Dalam tiga musim terakhir, ia mencatat statistik gol dan assist yang luar biasa. Kami yakin kehadirannya akan meningkatkan level teknis skuad sekaligus membawa energi positif, antusiasme, dan mentalitas yang kuat," jelasnya.

Christos Tzolis datang ke Emirates setelah menjalani musim yang sangat produktif bersama Club Brugge.

Sepanjang musim 2025/26, ia mencatatkan 22 gol dan 29 assist dalam 52 pertandingan di semua kompetisi. Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di Liga Belgia.

Kemampuan mencetak gol sekaligus menciptakan peluang membuat Tzolis dinilai sebagai pemain yang mampu memberikan variasi serangan bagi Arsenal.

Baca Juga: Valverde Antusias Dilatih Mourinho, Targetkan Real Madrid Sapu Bersih Gelar Musim 2026/27

Meski baru kembali ke Inggris, Tzolis bukan sosok asing dengan atmosfer Premier League. Dia pernah membela Norwich City dan tampil dalam 14 pertandingan Premier League, termasuk menjalani debut liga saat menghadapi Arsenal di Emirates.

Setelah meninggalkan Norwich, kariernya berlanjut di sejumlah kompetisi Eropa. Ia sempat memperkuat FC Twente di Eredivisie Belanda, Fortuna Düsseldorf di kasta kedua Liga Jerman, sebelum menemukan performa terbaiknya bersama Club Brugge.

Di level internasional, Tzolis telah mengoleksi 34 penampilan bersama Timnas Yunani dengan torehan sembilan gol.

Kedatangan Tzolis melengkapi aktivitas Arsenal di bursa transfer musim panas. Sebelumnya, The Gunners telah mengamankan jasa bek Piero Hincapie secara permanen setelah masa peminjamannya, serta merekrut penjaga gawang Illan Meslier dengan status bebas transfer dari Leeds United.

Baca Juga: Ketum Federasi Sepak Bola Norwegia Ajukan Pengaduan Etika dan Meminta Presiden FIFA Akui Kesalahan Terkait Folarin Balogun

Dengan tambahan sejumlah pemain baru, Arsenal menunjukkan keseriusannya mempertahankan daya saing di level tertinggi setelah menyandang status juara Premier League.

Editor : Satria Putra Sejati
transfer arsenal Christos Tzolis arsenal premier league Andrea Berta