JOGJA - Setelah mendatangkan sejumlah amunisi baru, PSIM Jogja kini memprioritaskan proses adaptasi pemain jelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Pelatih Jean Paul van Gastel menilai fase tersebut menjadi kunci agar para rekrutan anyar dapat segera memahami filosofi permainan dan memperkuat performa Laskar Mataram sejak awal musim.
Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel optimistis para rekrutan anyar Laskar Mataram mampu beradaptasi dengan cepat menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Menurutnya, proses penyesuaian menjadi tantangan yang wajar, terutama bagi pemain yang datang dari luar Indonesia. “Mereka punya karakter dan tipikal yang kami butuhkan," ujar Van Gastel Kamis (23/7).
Baca Juga: PBJ Kebumen Kena Warning Dewan, DPRD Minta Proses Lelang Tender Bebas Kesan Pilih Kasih
Pelatih asal Belanda ini mengakui, proses adaptasi tidak bisa terjadi secara instan, terlebih bagi pemain yang berasal dari benua berbeda. Meski demikian, ia yakin seluruh pemain baru akan mampu melewati fase tersebut tanpa kendala berarti.
“Mungkin mereka butuh beberapa hari atau pekan untuk adaptasi, tapi saya yakin mereka akan baik-baik saja," tegasnya.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Gantung Dikeluhkan, Akses Warga Terganggu, Harus Memutar hingga Lima Kilometer
Van Gastel pun menilai, kualitas pemain yang direkrut PSIM secara garis besar sudah sesuai dengan rencana yang disusun tim pelatih. Karena itu, ia berharap proses adaptasi berjalan lancar sehingga para pemain anyar bisa segera menyatu dengan permainan tim.
"Sekarang tinggal membantu mereka agar bisa cepat beradaptasi dan menunjukkan kualitasnya di tim," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita