Mengenang Kevin Keegan, Legenda Nomor 7 The Reds Bagian Dari Kejayaan Liverpool

Bahana. • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 11:02 WIB
Kevin Keegan saat bermain untuk Liverpool
Kevin Keegan saat bermain untuk Liverpool

Liverpool FC menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu legenda terbesar klub, Kevin Keegan. Mantan pemain bernomor punggung 7 itu meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) dalam usia 75 tahun setelah berjuang melawan kanker yang didiagnosis sejak tahun lalu.

Melalui pernyataan resminya, Liverpool menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan sahabat Keegan di tengah masa sulit yang mereka alami.

Ikon Liverpool yang Mengukir Sejarah

Dilansir dari situs resmi Liverpool FC, Kevin Keegan merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Liverpool. Selama enam musim membela The Reds, ia tampil dalam 323 pertandingan dan mencetak 100 gol, sekaligus menjadi sosok penting pada era kejayaan klub di bawah asuhan Bill Shankly.

Keegan bergabung dari Scunthorpe United pada Mei 1971 saat masih berusia 20 tahun. Ia langsung mencuri perhatian para pendukung Liverpool dengan mencetak gol pada laga debutnya melawan Nottingham Forest di Anfield pada pekan pembuka musim 1971-72.

Baca Juga: Mengapa Kevin Keegan Dijuluki "King Kev" dan "Mighty Mouse"? Ini Kisah di Baliknya

Di lini depan, Keegan membentuk duet mematikan bersama John Toshack. Kombinasi keduanya menjadi salah satu faktor utama kesuksesan Liverpool pada awal 1970-an.

Peran Besar dalam Era Emas Liverpool

Musim keduanya di Anfield menjadi salah satu yang terbaik sepanjang karier Keegan. Ia terlibat dalam 41 gol, terdiri dari 22 gol dan 19 assist, membantu Liverpool meraih gelar Divisi Satu Inggris sekaligus trofi Eropa pertama klub.

Pada final Piala UEFA melawan Borussia Monchengladbach, Keegan tampil gemilang dengan mencetak dua gol dan menyumbang satu assist dalam kemenangan agregat 3-2.

Dua tahun kemudian, ia kembali menjadi pahlawan saat Liverpool menaklukkan Newcastle United pada final Piala FA 1974 di Wembley. Keegan mencetak dua gol yang memastikan kemenangan The Reds.

Penampilan impresif tersebut membuatnya dianugerahi penghargaan Football Writers' Association Footballer of the Year musim 1975-76, setelah kembali membawa Liverpool meraih gelar liga dan Piala UEFA.

Menutup Karier di Liverpool dengan Gelar Juara Eropa

Keputusan Keegan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 1976-77 sempat mengejutkan dunia sepak bola. Saat itu, sangat jarang pemain bintang Inggris memilih berkarier di luar negeri.

Namun sebelum hengkang ke Hamburger SV di Jerman, Keegan memberikan perpisahan yang sempurna.

Ia mencetak 20 gol sepanjang musim, membantu Liverpool meraih gelar liga ketiga selama dirinya membela klub sekaligus mengangkat Piala Champions Eropa pertama dalam sejarah The Reds.

Baca Juga: Hibah Tuwanggana Akan Buat Jalan Desa Mulus, Program Padat Karya APBD dan BKK Dais Sasar 39 Titik di Kulon Progo

Kariernya di Jerman pun berjalan gemilang. Bersama Hamburg, Keegan memenangkan dua penghargaan Ballon d'Or secara beruntun sebelum akhirnya kembali ke Inggris untuk melanjutkan kariernya.

"Liverpool Membentuk Saya"

Dalam sebuah wawancara pada 2011, Keegan mengungkapkan betapa besar pengaruh Liverpool terhadap kehidupannya, bukan hanya sebagai pesepak bola tetapi juga sebagai pribadi.

 "Liverpool membentuk saya, bukan hanya sebagai pesepak bola tetapi juga sebagai manusia. Orang-orang seperti Bill Shankly, Tommy Smith, Ian Callaghan, dan Ron Yeats memberi saya banyak pelajaran."

Ia juga mengenang dukungan luar biasa dari para pendukung Liverpool.

 "Para suporterlah yang membentuk saya. Ketika mereka mulai menyanyikan nama saya, saya yang tingginya hanya sekitar 170 cm terasa seperti memiliki tinggi hampir dua meter."

Warisan "Mighty Mouse"

Selama kariernya, Keegan dikenal dengan julukan "Mighty Mouse" karena posturnya yang relatif kecil namun memiliki kekuatan, determinasi, dan kemampuan luar biasa di lapangan.

Baca Juga: Apes, Tumpukan Sampah di TPA Kaligending Kebumen Buat Wilayahnya Tercemar, Produknya Tak Diminati

Liverpool menegaskan bahwa warisan sang legenda akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub.

Keegan juga menjadi salah satu dari hanya empat pemain Inggris yang pernah meraih Ballon d'Or, serta membela Scunthorpe United, Hamburg, Southampton, Newcastle United, dan Timnas Inggris yang diperkuatnya dalam 63 pertandingan dengan koleksi 21 gol.

Setelah pensiun sebagai pemain, Keegan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih bersama Newcastle United, Fulham, Manchester City, dan Timnas Inggris.

Bagi Liverpool dan jutaan pendukungnya di seluruh dunia, Kevin Keegan akan selalu dikenang sebagai legenda besar yang membantu membangun fondasi kejayaan klub.

Selamat jalan, Kevin Keegan (1951–2026). Namamu akan selalu hidup dalam sejarah Liverpool FC.

Editor : Bahana.
Kevin Keegan kevin keegan meninggal Liverpool FC