Laporte Berharap Wasit Adil dalam Laga Final Piala Dunia 2026 saat Spanyol Lawan Argentina

Satria Putra Sejati • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 14:08 WIB
Para pemain Mesir yang dipimpin Mohamed Salah protes kepemimpinan wasit dalam kekalahan dari Argentina.
Para pemain Mesir yang dipimpin Mohamed Salah protes kepemimpinan wasit dalam kekalahan dari Argentina.

RADAR JOGJA - Bek Timnas Spanyol, Aymeric Laporte melontarkan pandangannya mengenai gaya bermain Argentina menjelang partai final Piala Dunia 2026.

Laporte menilai ada sejumlah insiden dalam pertandingan-pertandingan yang melibatkan La Albiceleste yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari perangkat pertandingan.

Menurut Laporte, dalam beberapa laga terakhir Argentina kerap menampilkan permainan yang disertai tekel-tekel keras dan insiden yang dinilainya luput dari pengawasan wasit.

Baca Juga: DLH Kota Jogja Tegaskan Retribusi Hanya Berlaku Bagi Korporasi, Penempelan Pengumuman Disebabkan Miss Komunikasi 

"Dalam beberapa pertandingan terakhir, kita telah melihat hal-hal yang benar-benar mengejutkan kita, insiden-insiden yang diabaikan. Terutama Argentina, karena mereka adalah tim yang meninggalkan banyak pesan kecil dengan tekel-tekel mereka," ujar Laporte.

Pemain yang menjadi andalan di lini belakang Spanyol itu menegaskan bahwa situasi semacam itu seharusnya tidak dibiarkan terjadi di turnamen sebesar Piala Dunia.

Menurutnya, wasit memiliki tanggung jawab penting untuk menjaga pertandingan tetap berada dalam kendali sehingga tidak berkembang menjadi permainan yang terlalu keras.

Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Gelontorkan Anggaran Rp 1,5 Miliar Per Kapanewon Untuk Keseimbangan Pembangunan Daerah

"Hal itu seharusnya tidak diperbolehkan dalam kompetisi seperti ini, karena dapat mengganggu permainan dan membuat kita kehilangan kendali. Merupakan bagian dari tugas wasit untuk menjaga situasi-situasi ini tetap terkendali agar ia tidak diperlakukan semena-mena," lanjutnya.

Laporte kemudian membandingkan pendekatan Spanyol dengan lawannya di final. Ia menegaskan bahwa La Roja sepanjang turnamen berusaha bermain secara sportif dan tidak mengandalkan permainan keras untuk meraih kemenangan.

"Sejak awal turnamen, kami telah menjadi tim yang adil dalam hal itu. Kami bukanlah tipe tim yang menendang lawan atau melakukan pelanggaran sembrono," kata Laporte.

Baca Juga: Kecewa Gagal Manfaatkan Peluang, Olise Menangis di Ruang Ganti setelah Kekalahan Prancis dari Inggris

Meski demikian, bek berusia 32 tahun tersebut menegaskan bahwa Spanyol akan tetap mempertahankan identitas permainannya pada laga puncak.

Ia hanya berharap wasit mampu memimpin pertandingan dengan tegas agar kedua tim dapat bermain dalam kondisi yang adil.

"Saya percaya begitulah cara kita harus menghadapi Final Piala Dunia ini juga... tetapi memang benar bahwa banyak hal akan bergantung pada wasit," pungkas Laporte.

Baca Juga: Makelele Sarankan Presiden Real Madrid Perez Rekrut Olise: Dia Mirip Messi dan Punya Magis Ronaldo Nazario

Pernyataan Laporte menambah tensi jelang final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.

Sorotan terhadap kepemimpinan wasit pun diperkirakan akan menjadi salah satu perhatian utama dalam pertandingan yang menentukan juara dunia tersebut.

Editor : Satria Putra Sejati
aymeric laporte spanyol argentina wasit piala dunia