RADAR JOGJA - Spanyol mencapai final Piala Dunia 2026 masih merupakan hal yang baru, mengingat ini baru kedua kalinya negara tersebut mencapai tahap ini. Gelandang La Roja, Rodri melihatnya sebagai puncak dari kerja keras selama bertahun-tahun hingga mencapai titik ini.
Kemenangan di Nations League pada tahun 2023 dan Kejuaraan Eropa pada tahun 2024 telah meletakkan dasar bagi kesuksesan yang telah diraih tim selama beberapa pekan terakhir.
Tantangan yang lebih besar menanti melawan juara bertahan Argentina pada Senin (20/7) dini hari, dan kapten Spanyol tersebut ingin rekan-rekan setimnya lebih termotivasi untuk menang daripada takut kalah di MetLife di East Rutherford, New Jersey.
"Kami telah berkembang secara bertahap," kata Rodri. "Kami harus terus melakukan hal yang sama karena ini telah menjadi sebuah proses selama lima tahun," imbuhnya.
Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertandingan pertamanya, termasuk kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal yang merupakan kemenangan ketiga berturut-turut atas rival mereka di Eropa.
Sejak hasil imbang yang mengejutkan melawan Tanjung Verde di pertandingan pembuka, Spanyol telah mengungguli lawan-lawannya dengan skor 13-1.
"Tujuan kami ketika kami sampai di Piala Dunia ini adalah untuk memenangkan trofi, dan kami yakin bahwa kami dapat mencapainya," kata Rodri.
"Kami telah menunjukkan bahwa tim nasional ini mampu mengalahkan lawan-lawan hebat," jelasnya.
Perjalanan menuju final termasuk Mikel Merino yang memecahkan kebuntuan dan mencetak gol di menit-menit akhir babak 16 besar melawan Portugal dan perempat final ketika mengeliminasi Belgia. Itu juga termasuk pertahanan yang ketat dan sembilan penyelamatan dari kiper Unai Simon.
Namun Rodri, pemenang Ballon d'Or 2024 sebagai pemain terbaik di dunia, menolak anggapan bahwa Spanyol hanya memiliki satu gaya permainan yang terdefinisi dan menyatakan keyakinannya tentang kemampuan untuk menghadapi gaya permainan apa pun.
Enam belas tahun setelah Spanyol memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya, Rodri mengatakan tekad kelompok itu bisa menjadi inspirasi.
Tetapi dia jauh lebih fokus pada pengembangan individu dan tim yang telah memicu perjalanan ini ke final.
Baca Juga: Pengamat Ekonomi UPB Kebumen Jelaskan Tantangan KDMP, Konsep Bagus tapi Butuh Manajemen yang Baik
"Kita bahkan bisa melakukannya lebih baik," kata Rodri.
"Saya pikir melawan Prancis, kita memainkan salah satu pertandingan terbaik yang pernah kita lakukan sebagai tim. Tetapi melawan Argentina, saya pikir kita harus meningkatkan level karena mereka adalah juaranya. Dan saya sangat yakin bahwa kita bisa melakukannya," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati