Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Ideal! Juara Eropa Kontra Juara Bertahan Dunia

Bahana. • Jumat, 17 Juli 2026 | 16:01 WIB
Duel seru Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
Duel seru Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026

Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan pertarungan dua raksasa sepak bola dunia saat Spanyol berhadapan dengan Argentina di MetLife Stadium (New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Laga ini menjadi final Piala Dunia putra pertama yang mempertemukan dua juara kontinental, yakni Spanyol sebagai juara Euro 2024 dan Argentina yang sukses mempertahankan gelar Copa America 2024.

Spanyol memburu gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses menjadi juara pada 2010. Sementara Argentina bertekad mempertahankan trofi yang mereka raih di Qatar 2022 dan menjadi tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu menjuarai Piala Dunia secara beruntun.

Preview Pertandingan

Final ini diprediksi menjadi benturan dua filosofi sepak bola yang berbeda.

Baca Juga: Tak Ada Laporan Perpeloncoan Selama MPLS, Dikpora DIY Bakal Kumpulkan Seluruh Sekolah untuk Antisipasi Rekrutmen Geng Pelajar

Di satu sisi, Spanyol tampil dengan organisasi pertahanan yang luar biasa sepanjang turnamen. Di sisi lain, Argentina datang dengan lini serang paling produktif yang dipimpin sang megabintang Lionel Messi.

Meski nama Lamine Yamal menjadi sorotan karena aksi-aksi impresifnya sepanjang turnamen, kekuatan terbesar Spanyol justru terletak pada solidnya lini belakang racikan pelatih **Luis de la Fuente.

Pertahanan Spanyol Jadi Senjata Utama

Spanyol tampil luar biasa sejak fase gugur. Mereka sempat mencatat 649 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia sebelum akhirnya gawang mereka dibobol Belgia melalui Charles De Ketelaere.

Namun gol tersebut tidak menghalangi langkah La Roja menuju semifinal setelah Mikel Merino mencetak gol kemenangan.

Pada semifinal melawan Prancis, Spanyol kembali menunjukkan kualitasnya dengan menang meyakinkan 2-0.

Gol penalti Mikel Oyarzabal dan penyelesaian apik Pedro Porro memastikan tiket menuju partai puncak.

Lebih impresif lagi, Spanyol mampu membatasi lini serang Prancis yang dihuni Kylian Mbappe dan Michael Olise hingga hanya menghasilkan 0,31 Expected Goals (xG) sepanjang pertandingan.

Rata-rata xG seluruh lawan Spanyol di Piala Dunia 2026 juga hanya berada di angka yang sama, menunjukkan betapa disiplin pertahanan mereka.

Baca Juga: Rayakan Harlah Ke-28, PKB Kabupaten Bantul Dialog dengan Petani dan Bagikan Alsintan

Setelah sempat dikejutkan Tanjung Verde pada laga pembuka, Spanyol kini mencatat enam kemenangan beruntun sekaligus membukukan enam clean sheet**, rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia putra.

Tak hanya itu, La Roja juga belum terkalahkan dalam 37 pertandingan beruntun sejak kalah dari Kolombia pada Maret 2024.

Jika berhasil mengalahkan Argentina, Spanyol akan mencatat rekor baru sebagai tim nasional putra dengan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional.

 Argentina Andalkan Ketajaman Messi dan Rekan-rekan

Berbeda dengan Spanyol, Argentina lebih mengandalkan kekuatan lini depan.

Pasukan Lionel Scaloni memang belum tampil sempurna di sektor pertahanan. Mereka bahkan gagal mencatat clean sheet dalam lima pertandingan terakhir di turnamen ini.

Namun produktivitas gol menjadi senjata utama La Albiceleste.

Argentina selalu mencetak minimal dua gol di setiap pertandingan dan telah mengoleksi 19 gol, terbanyak dibanding seluruh peserta Piala Dunia 2026.

Jumlah tersebut juga menjadi rekor gol terbanyak Argentina dalam satu edisi Piala Dunia.

Di semifinal, Argentina sempat tertinggal lebih dahulu dari Inggris setelah gol Anthony Gordon.

Baca Juga: Real Madrid Gigit Jari! Liverpool Amankan Dominik Szoboszlai dengan Kontrak Baru

Namun kepemimpinan Lionel Messi kembali menjadi pembeda.

Kapten Argentina itu menginspirasi kebangkitan tim dengan menciptakan assist bagi Enzo Fernandez, sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantar Argentina ke final Piala Dunia ketujuh sepanjang sejarah.

Messi Bidik Sejarah Baru

Jika berhasil mengalahkan Spanyol, Argentina akan mengukir sejarah sebagai negara pertama yang memenangkan **empat turnamen besar secara beruntun**, yakni Copa America 2021, Piala Dunia 2022, Copa America 2024, dan Piala Dunia 2026.

Keberhasilan tersebut akan semakin memperkuat status generasi Lionel Messi sebagai salah satu tim nasional terbaik sepanjang masa.

Performa Messi sepanjang turnamen juga kembali memunculkan perdebatan mengenai statusnya sebagai pemain terbesar dalam sejarah Argentina.

Banyak pihak menilai pencapaian sang kapten kini telah melampaui legenda Diego Maradona, meski perdebatan tersebut diyakini akan terus berlangsung di kalangan pecinta sepak bola.

Rekor Pertemuan

Meski Argentina berstatus juara bertahan dunia, catatan pertemuan dengan Spanyol dalam dua dekade terakhir tidak terlalu menguntungkan.

La Albiceleste kalah dalam tiga dari empat pertemuan terakhir melawan La Roja di abad ke-21.

Baca Juga: Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah, Pertanian Modern Jadi Peluang Besar

Kekalahan paling telak terjadi pada laga persahabatan tahun 2018 ketika Argentina dihancurkan Spanyol dengan skor 1-6.

Meski demikian, duel final kali ini diprediksi berlangsung jauh lebih seimbang mengingat kualitas kedua tim yang sama-sama sedang berada di puncak performa.

Prediksi Susunan Pemain

Spanyol (4-3-3):
Unai Simon; Pedro Porro, Robin Le Normand, Pau Cubarsi, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz, Pedri; Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Nico Williams.

Argentina (4-3-3):
Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez, Lautaro Martinez.

Prediksi Skor

Final ini mempertemukan pertahanan terbaik melawan lini serang paling tajam di Piala Dunia 2026.

Spanyol memiliki organisasi permainan yang sangat disiplin dan sulit ditembus, sedangkan Argentina memiliki pengalaman, mental juara, serta sosok Lionel Messi yang kerap menjadi pembeda di laga-laga besar.

Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Perkenalkan Jebolan Timnas Korea Selatan Kwon Chang-hoon Sebagai Pemain Baru

Apabila Spanyol mampu meredam kreativitas Messi, peluang mereka untuk mengangkat trofi akan terbuka lebar. Namun jika Argentina berhasil memaksimalkan efektivitas serangan seperti di babak gugur, peluang mempertahankan gelar dunia juga sangat besar.

 

Editor : Bahana.
final piala dunia 2026 spanyol vs argentina lionel messi lamine yamal piala dunia 2026