Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Final Piala Dunia 2026, Prediksi Menkeu Purbaya setelah Bertemu Hamengku Buwono X: Saya Lebih Suka Argentina

yusud bastiar • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:20 WIB
Menkeu Purbaya menjagokan Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogjakarta, Kamis (16/7) - Yusuf Bastiar/Radar Jogja
Menkeu Purbaya menjagokan Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 saat ditemui di Kompleks Kepatihan Jogjakarta, Kamis (16/7) - Yusuf Bastiar/Radar Jogja

JOGJA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa jagokan Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Meski mengaku bukan penggemar sepak bola, Purbaya menilai euforia laga final antara Argentina dan Spanyol tetap membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari penjualan kaos tim nasional, warung makan yang menggelar nonton bareng, hingga pelaku usaha kecil yang menikmati peningkatan konsumsi selama perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Hal itu disampaikan Purbaya saat berkunjung ke Yogyakarta pada Kamis siang (16/7). Dibersamai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Hamengku Buwono X, ia menjawab dengan nada santai dan diselingi canda saat ditanya wartawan mengenai prediksi juara Piala Dunia 2026. "Saya nggak penggemar bola, tapi saya lebih suka Argentina kelihatannya," ujarnya saat ditemui di kompleks Kepatihan.

Sebagaimana diketahui, Argentina melaju ke partai final setelah menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 pada babak semifinal. Sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon, tim berjuluk Albiceleste berhasil membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernández dan Lautaro Martínez yang sama-sama memanfaatkan assist Lionel Messi. Di sisi lain, Spanyol memastikan tiket final usai mengalahkan Prancis 2-0. Tim yang diperkuat Lamine Yamal tersebut kini berpeluang menambah koleksi gelar juara dunia.

Baca Juga: Empat SD Negeri di Kulon Progo Tak Mendapat Murid Baru

Menurut Purbaya, euforia Piala Dunia memang mampu menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Meski tidak berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, momentum pertandingan besar seperti final Piala Dunia tetap memberi peluang bagi pelaku usaha mikro.

"Ada hubungan ekonomi. Ekonomi rumah makan kecil lah. Jadi kalau hari laga Piala Dunia berlangsung itu pada ramai, nonton bareng, atau yang bikin kaos Argentina maupun Spanyol juga laku," katanya.

Namun demikian, ia menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dapat bergantung pada momentum sesaat seperti ajang olahraga internasional. Yang lebih penting, menurutnya, adalah menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai program pemerintah.

"Yang penting kan kita sendiri menjaga permintaan dalam negeri. Itu yang paling penting. Momentum seperti ini memang bisa membantu, tapi sedikit, tidak banyak. Yang penting program-program pemerintah tetap bagus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri," tegasnya.

Purbaya menambahkan, pemerintah akan terus mengembangkan berbagai program ekonomi di daerah, termasuk program Becaklista di Jogjakarta yang hari ini rencananya akan didistribusikan ke masyarakat. Menurutnya, hal itu menjadi penting agar pertumbuhan ekonomi mampu memberikan dampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi.

Usai agenda tersebut, Purbaya dijadwalkan melanjutkan kegiatan bersama Gubernur DIY Hamengku Buwono X untuk meresmikan salah satu program Becaklista di Alun-alun Kidul Jogjakarta. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengaku terkesan dengan sajian kuliner yang disantap selama berada di Jogja.

"Siang ini makanannya enak banget. Tadi ada kambing guling, ayam, steak, dan masakan lainnya," tutupnya. (bas)

Editor : Bahana.
Menkeu Purbaya Yogyakarta Hamengku Buwono X Sri Sultan Hamengku Buwono X piala dunia 2026