RADAR JOGJA - Gelandang Prancis, Rayan Cherki melontarkan kritik tajam terhadap performa Les Bleus setelah langkah di Piala Dunia 2026 terhenti di tangan Spanyol pada Rabu (15/7) dini hari.
Menurutnya, hasil minor tersebut lebih disebabkan oleh kesalahan tim sendiri daripada kehebatan lawan.
Prancis harus mengubur impian tampil di final setelah takluk 0-2 dari Spanyol pada laga semifinal. Hasil itu sekaligus mengakhiri perjalanan Les Bleus yang sebelumnya tampil meyakinkan sepanjang turnamen.
Cherki menegaskan bahwa Prancis sebenarnya memiliki kualitas yang membuat lawan merasa gentar.
"Semua tim takut pada kami. Satu-satunya tim yang mengalahkan kami adalah diri kami sendiri," ujar Cherki.
Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan mendalam pemain berusia 22 tahun itu terhadap penampilan timnya.
Baca Juga: Taj Yasin Pastikan TMMD Menjangkau Desa Terpencil, Buka Akses dan Peluang Ekonomi
Menurut pandangannya, kegagalan Prancis lebih dipengaruhi oleh kesalahan sendiri daripada dominasi lawan di atas lapangan.
Komentar Cherki sejalan dengan evaluasi yang disampaikan sejumlah pemain Prancis lainnya. Kapten tim Kylian Mbappe juga mengakui bahwa Les Bleus tampil di bawah standar dan menyebut permainan timnya "ceroboh" sepanjang pertandingan, terutama dalam aspek taktik dan eksekusi.
Di sisi lain, Spanyol tampil lebih efektif dan disiplin. Tim asuhan Luis de la Fuente mengendalikan jalannya pertandingan sebelum memastikan kemenangan lewat gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.
Hasil tersebut mengantarkan La Roja ke partai final Piala Dunia 2026, sementara Prancis harus puas melanjutkan perjuangan di laga perebutan tempat ketiga.
Meski bernada keras, pernyataan Cherki menggambarkan keyakinan bahwa skuad Prancis memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
Namun, ia menegaskan bahwa kesalahan sendiri menjadi faktor utama yang menggagalkan ambisi Les Bleus untuk kembali menembus final Piala Dunia.
Editor : Satria Putra Sejati