RADAR JOGJA - Legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic melontarkan kritik tajam terhadap keputusan tim pelatih Belgia setelah kekalahan dari Spanyol yang mengakhiri langkah Setan Merah di Piala Dunia 2026.
Menurut Ibra, keputusan memilih Senne Lammens sebagai penjaga gawang menjadi faktor utama di balik kekalahan Belgia.
Zlatan secara terbuka menyalahkan pelatih atas keputusan tersebut. Ia menilai pergantian posisi penjaga gawang merupakan kesalahan fatal yang mengubah jalannya pertandingan.
Baca Juga: Senegal Pecat Pape Thiaw Usai Gagal di Piala Dunia 2026
"Saya menyalahkan kekalahan ini sepenuhnya pada pelatih. Itu adalah keputusan yang membuat Belgia kalah dalam pertandingan," ujar Ibrahimovic, dilansir dari instagram @liveherewego.
Mantan striker AC Milan itu mempertanyakan alasan tim pelatih lebih mempercayai Lammens dibandingkan kiper muda Belgia lainnya, Mike Penders, yang hanya menjadi penghuni bangku cadangan.
"Bagaimana Anda mengganti Courtois dengan Lammens dari Manchester United, padahal Anda memiliki Penders yang duduk di bangku cadangan? Apakah hanya karena Lammens bermain untuk Manchester United dan Penders berada di Strasbourg? Bukan seperti itu cara Anda memilih kiper untuk tim nasional," imbuhnya.
Menurutnya, kesalahan yang dilakukan Lammens menjadi titik balik pertandingan. Ia menilai blunder sang kiper membuka peluang bagi Mikel Merino untuk mencetak gol kemenangan Spanyol.
"Lihat apa yang terjadi setelahnya. Kesalahan dari Lammens itulah yang memungkinkan Merino mencetak gol kemenangan untuk Spanyol. Satu keputusan yang salah di gawang, dan seluruh pertandingan berubah," katanya.
Ibrahimovic juga tidak ragu mengkritik kualitas Lammens. Ia menilai penjaga gawang tersebut belum layak tampil di level tertinggi sepak bola internasional.
Baca Juga: OTT Sukoharjo: Korupsi Kepala Daerah Bukan Lagi Penyimpangan, Melainkan Kegagalan Sistem
"Lammens bukanlah kiper yang cukup bagus di level ini. Dia terlalu dilebih-lebihkan. Penders adalah kiper yang lebih baik, dan semua orang bisa melihatnya," ujar Zlatan.
Di akhir pernyataannya, Ibrahimovic kembali melontarkan kritik keras kepada jajaran pelatih Belgia yang dinilainya telah mengambil keputusan keliru dalam laga penting tersebut.
"Ini memalukan. Malu pada pelatih, dan malu pada pelatih kiper Belgia karena melakukan kesalahan sebesar itu," tutupnya.
Komentar Zlatan Ibrahimovic langsung menjadi sorotan karena disampaikan dengan nada yang sangat keras.
Pernyataan tersebut diperkirakan akan memicu perdebatan mengenai kebijakan pemilihan pemain di tim nasional Belgia, khususnya untuk posisi penjaga gawang setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Editor : Satria Putra Sejati