Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

VAR Menjadi Kunci Kemenangan Argentina untuk Menantang Inggris di Semifinal: Jadi Duel Perdana Messi Kontra Three Lions

Bahana. • Minggu, 12 Juli 2026 | 11:42 WIB
Timnas Argentina merayakan kemenangan setelah mengalahkan Swiss 3-1
Timnas Argentina merayakan kemenangan setelah mengalahkan Swiss 3-1

 ATLANTA — Argentina sukses menumbangkan Swiss dengan skor 3-1 di babak perempat final Piala Dunia. Hasil ini memastikan langkah Albiceleste ke babak semifinal untuk menantang Inggris—sebuah laga yang akan menjadi pertemuan pertama sepanjang karier Lionel Messi melawan Three Lions

Seperti biasa, Messi menjadi aktor penting dalam kemenangan ini, meski teknologi VAR kembali memainkan peran yang krusial. Kendati demikian, Julian Alvarez-lah yang keluar sebagai pahlawan kemenangan lewat gol spektakulernya di babak kedua perpanjangan waktu (extra time).

Swiss sebenarnya memulai pertandingan dengan lebih baik. Namun, dukungan dari sekitar 69.000 penonton yang memadati stadion (mengabaikan beberapa kursi kosong yang terlihat) hampir sepenuhnya berpihak pada wakil Amerika Selatan tersebut.

Gemuruh stadion langsung membakar semangat begitu kapten Argentina beraksi. Messi menunjukkan sihirnya untuk menciptakan peluang bagi rekannya, yang berbuah sepak pojok.

Tak lama berselang, Alexis Mac Allister melompat paling tinggi untuk menyundul bola masuk ke gawang memanfaatkan umpan matang dari tendangan sudut yang—tentu saja—dieksekusi oleh Messi.

Baca Juga: Tuchel Puji Bellingham Sebagai Pemain Kelas Dunia, Inggris Beruntung Bisa Tekuk Norwegia

Swiss Memberikan Perlawanan Sengit

Meski berhasil unggul dalam sepuluh menit pertama, penampilan skuad asuhan Lionel Scaloni setelah itu justru tampak kurang meyakinkan. Swiss mendominasi penguasaan bola dan terlihat lebih mengancam saat menyerang.

Celah ini tentu memberikan banyak angin segar bagi Thomas Tuchel dan timnas Inggris—jika mereka tidak terlalu sibuk merayakan kemenangan mereka sendiri di Miami untuk memantau calon lawan mereka.

Perjuangan Swiss akhirnya membuahkan hasil, membuat pendukung mereka di stadion bersorak. Setelah peluang dari Breel Embolo, Djibril Sow, dan Granit Xhaka sempat digagalkan oleh ketangguhan Emi Martinez, Dan Ndoye akhirnya berhasil menyarangkan bola ke pojok bawah gawang untuk menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang itu sangat layak mereka dapatkan, dengan laga yang menyisakan waktu sedikit di atas 20 menit.

Argentina kembali berada di ambang drama menit-menit akhir, dan ketegangan di dalam stadion pun kian memuncak. Namun, sebuah keuntungan besar menghampiri mereka sesaat setelah kedudukan menjadi imbang.

Kontroversi VAR dan Drama Perpanjangan Waktu

VAR melakukan intervensi untuk mengambil keputusan besar. Embolo, yang sudah mengantongi kartu kuning, dijatuhi kartu kuning kedua akibat dinilai melakukan simulation (pura-pura jatuh) di area pertahanannya sendiri.

Keputusan ini memicu kemarahan besar dari kubu Swiss. Drama ini mirip dengan apa yang dialami Mesir di babak sebelumnya, ketika mereka merasa gol mereka dianulir secara tidak adil saat kalah dari Argentina.

Meski diprotes keras, keputusan tetap mutlak. Unggul jumlah pemain, Argentina langsung melancarkan serangan bertubi-tubi. Mac Allister mendapat peluang emas untuk mencetak gol keduanya di menit-menit akhir waktu normal, namun sundulannya masih melebar, memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Baca Juga: Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Stale Solbakken Apresiasi Perjuangan Para Pemain

Begitu memasuki 30 menit tambahan, hasil akhir pertandingan seolah sudah bisa ditebak. Swiss berjuang mati-matian, tetapi pengepungan Argentina akhirnya membuahkan hasil.

Alvarez melepaskan tendangan melengkung yang spektakuler ke pojok atas gawang dari luar kotak penalti—sebuah momen krusial yang juga menjadi gol pertamanya di turnamen ini. Lautaro Martinez kemudian menyempurnakan kemenangan menjadi 3-1 di menit-menit akhir laga, memastikan terciptanya duel blockbuster di semifinal.

Kemenangan ini berarti Inggris besutan Tuchel akan berhadapan dengan Argentina di Atlanta pada Rabu depan untuk memperebutkan tiket ke final Piala Dunia. Laga ini akan menjadi pertemuan pertama kedua negara dalam lebih dari 20 tahun terakhir, sekaligus panggung pertama bagi Lionel Messi untuk menjajal kekuatan The Three Lions.

Editor : Bahana.
#timnas argentina #lionel messi #Swiss #piala dunia 2026