RADAR JOGJA - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mulai melakukan pembenahan besar-besaran terhadap tim nasional setelah rentetan hasil mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.
Langkah awal yang diambil adalah menunjuk legenda Italia, Paolo Maldini, sebagai direktur teknik serta mantan bintang Brasil, Leonardo, sebagai penasihat.
Presiden baru FIGC, Giovanni Malago menyebut penunjukan kedua tokoh tersebut menjadi fondasi penting dalam proyek jangka panjang untuk mengembalikan kejayaan Azzurri.
Baca Juga: Jude Bellingham Pimpin Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026 setelah Taklukkan Norwegia
Menurutnya, Maldini dan Leonardo akan memegang peran strategis, termasuk dalam proses pencarian pelatih kepala baru tim nasional Italia.
"Mereka adalah dua sisi dari mata uang yang sama. Kami memiliki komitmen empat tahun yang harus membawa Italia menuju target besar hingga 2030, termasuk melewati ajang Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia," ujar Malago.
Leonardo bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Pria asal Brasil itu pernah memperkuat AC Milan sebagai pemain, kemudian melatih AC Milan dan Inter Milan, serta menjabat sebagai direktur olahraga Paris Saint-Germain (PSG). Selama berkarier di Milan, ia juga merupakan rekan setim Paolo Maldini.
Salah satu tugas utama Maldini dan Leonardo adalah menentukan sosok pelatih baru untuk menggantikan Gennaro Gattuso.
Gattuso mengakhiri masa baktinya setelah Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia, yang menjadi kegagalan ketiga secara beruntun bagi Azzurri.
Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat. Dua mantan pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini dan Antonio Conte, disebut menjadi pilihan utama.
Baca Juga: Tak Sekadar Pameran, Gelar Produk Koperasi Jateng Jadi Wadah Bangun Jejaring Usaha
Roberto Mancini memiliki rekam jejak gemilang setelah membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020 yang digelar pada 2021.
Namun, ia gagal mengantarkan Azzurri lolos ke Piala Dunia 2022 sebelum memutuskan menerima tawaran melatih tim nasional Arab Saudi. Setelah meninggalkan Arab Saudi pada 2024, Mancini juga telah mengakhiri kiprahnya bersama klub Qatar, Al Sadd.
Sementara itu, Antonio Conte juga bukan nama asing bagi publik Italia. Pelatih berusia 57 tahun tersebut pernah menangani tim nasional pada Piala Eropa 2016 dan baru saja mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih Napoli.
Dengan hadirnya Maldini dan Leonardo di jajaran manajemen, FIGC berharap proses restrukturisasi tim nasional dapat berjalan lebih terarah.
Penunjukan pelatih baru menjadi langkah krusial dalam upaya mengembalikan Italia sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia serta mengakhiri rentetan kegagalan lolos ke Piala Dunia.
Editor : Satria Putra Sejati