Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Mereka Seharusnya Takut pada Kami

Satria Putra Sejati • Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:27 WIB
Pemain Barcelona dan timnas Spanyol, Lamine Yamal.
Pemain Barcelona dan timnas Spanyol, Lamine Yamal.

RADAR JOGJA - Lamine Yamal mengatakan Prancis seharusnya takut pada Spanyol saat kedua negara bersiap untuk semifinal Piala Dunia yang berat di Arlington, Texas, pada Rabu (15/7) mendatang.

Mikel Merino mencetak gol pada menit ke-88 saat Spanyol mengalahkan Belgia 2-1 pada Sabtu (11/7) dini hari untuk menyiapkan pertandingan melawan Prancis, yang mengalahkan Maroko 2-0 pada hari sebelumnya.

Ini akan menjadi pertemuan ketiga antara kedua negara dalam tiga tahun terakhir, dengan Spanyol keluar sebagai pemenang ketika bertemu di semifinal Kejuaraan Eropa pada tahun 2024 dan UEFA Nations League pada tahun 2025.

Baca Juga: Pelatih Belgia Rudy Garcia: Keberuntungan Lebih Memihak Spanyol

"Jika Prancis harus takut, itu adalah kami," kata Yamal setelah kemenangan Spanyol atas Belgia.

"Kami telah menyingkirkan mereka sebelumnya. Kami telah mengalahkan mereka dua kali. Sejujurnya, saya pikir kami adalah dua tim terbaik di Piala Dunia, jadi kita lihat saja apa yang terjadi, tetapi kami tidak takut," imbuhnya.

Ini akan menjadi semifinal Piala Dunia kedua bagi Spanyol dan yang pertama sejak memenangkan gelar pada tahun 2010.

Baca Juga: SDIT Luqman Al Hakim Raih Peringkat 3 dalam Penganugerahan Nilai Terbaik TKA dan TKAD Se-Kota Jogja

Dilain sisi, Prancis berupaya mencapai final Piala Dunia ketiga berturut-turut setelah memenangkan gelar pada tahun 2018 dan menjadi runner-up di belakang Argentina di Qatar empat tahun lalu.

"Ekspektasi sangat, sangat tinggi untuk pertandingan berikutnya," kata pelatih Spanyol Luis de la Fuente.

"Kami berkonsentrasi pada pertandingan berikutnya dan sangat menyadari potensi lawan kami di pertandingan berikutnya. Tetapi kami juga sangat yakin bahwa kami mampu mengalahkan Prancis," lanjutnya.

Baca Juga: Menjadi Pahlawan Kemenangan Spanyol Dua Kali dalam Sepekan, Mikel Merino Merasa Tidak Percaya

"Kami memiliki kualitas dan ini semifinal lagi. Kami pernah bermain di semifinal melawan mereka. Kami berhasil. Pertandingan akan sangat menuntut. Akan penuh energi. Kita harus menampilkan versi terbaik dari diri kita sendiri," jelasnya.

Seperti Prancis, Spanyol termasuk di antara favorit pra-turnamen di Amerika Utara, tetapi kesulitan mencapai performa terbaik meskipun telah melaju ke babak semifinal.

Kampanye La Roja dibuka dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde sebelum kemenangan melawan Arab Saudi dan Uruguay memastikan tempat di babak gugur.

Baca Juga: Sepuluh Warga Beserta Motornya Terperosok, TNI Ambil Alih Pembangunan Jembatan Rusak di Kebumen

Mereka dengan mudah mengalahkan Austria tetapi membutuhkan gol kemenangan di menit-menit akhir untuk mengalahkan Portugal dan Belgia.

Yamal, yang pulih dari cedera hamstring untuk mencapai final, mengatakan cara tim bertahan melawan Spanyol membuat sulit baginya dan tim untuk benar-benar bersinar.

"Mungkin tampak seolah-olah kami tidak bermain bagus, tetapi setiap tim yang kami lawan selalu bertahan melawan kami," kata Yamal.

Baca Juga: Manfaatkan Kesalahan Lammens, Spanyol ke Semifinal Piala Dunia 2026 Meski Catatan Cleansheet Sirna Ditangan Belgia

"Tidak ada yang bermain imbang dengan kami, tetapi pada akhirnya kami kembali menang hari ini. Itu yang terpenting," jelasnya.

"Kami sangat senang berada di semifinal. Kami sudah berada di sini cukup lama dan kami ingin bertahan hingga final," tegasnya.

Editor : Satria Putra Sejati
#lamine yamal #spanyol #Prancis #piala dunia 2026