RADAR JOGJA - Kylian Mbappe meredam kekhawatiran atas apa yang ia sebut sebagai benturan di pergelangan kakinya selama kemenangan Prancis 2-0 atas Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 pada Jumat (10/7) dini hari di Foxborough, Massachusetts, dengan mengatakan dirinya baik-baik saja."
Mbappe menerima perawatan di lapangan di Boston Stadium dari fisioterapis Prancis sebelum diganti pada menit ke-77 dan digantikan oleh Jean-Philippe Mateta.
Pemain berusia 27 tahun itu berjalan keluar lapangan sambil bertepuk tangan kepada penonton dan tampaknya tidak merasakan sakit yang hebat. Selanjutnya Mbappe duduk di bangku cadangan dengan es yang diikatkan ke kaki kanannya.
Baca Juga: Cara Daftar ISTURA, Program Masuk Istana Gedung Agung Yogyakarta Wisata Gratis Terbuka untuk Umum
"Saya baik-baik saja. Saya mengalami benturan di pergelangan kaki, tetapi semuanya baik-baik saja. Mateta lebih mampu daripada saya untuk bermain 15 menit terakhir," kata Mbappé setelah pertandingan.
Mbappe memimpin perayaan bersama para penggemar di lapangan setelah kemenangan dan juga di dalam ruang ganti tim, dengan senyum di wajahnya.
Kemenangan Prancis 2-0 atas Maroko terjadi empat tahun setelah mereka menang dengan skor yang sama dalam pertemuan semifinal mereka di Qatar. Mbappe menjelaskan pola pikir Prancis menjelang pertandingan melawan tim yang mereka kenal dengan baik.
Baca Juga: Waspada Sikap Playing Victim, Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Menghadapinya
Mbappe adalah teman dekat kapten Maroko dan mantan rekan setimnya di Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi.
Enam pemain Maroko lahir di Prancis dan banyak pemain dari kedua tim menikmati hubungan yang dekat.
"Di sini, tidak ada sentimen. Tidak ada emosi. Saya di sini untuk menang dan dia (Hakimi) juga di sini untuk menang," kata Mbappe.
Baca Juga: Info Ala Honda Istimewa, Cegah Kerak Karbon Pada Motor Menggunakan Carbon Cleaner Honda
"Tapi memang benar bahwa ketika saya akan menemuinya di ruang ganti, itu akan membuat saya terharu, karena dia adalah teman yang sangat dekat," jelasnya.
Setelah gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, kapten Prancis itu menyamai Lionel Messi di puncak daftar pencetak gol dengan gol kedelapannya di turnamen ini saat ia melepaskan tembakan melewati kiper Maroko Yassine Bounou dari tepi kotak penalti.
Assistnya untuk gol Ousmane Dembele enam menit kemudian adalah assist ketiganya di turnamen ini.
Mbappe kini telah mencatatkan lebih dari 10 keterlibatan gol di kedua Piala Dunia terakhir (delapan gol, dua assist pada 2022; delapan gol, tiga assist pada 2026). Dia adalah satu-satunya pemain sejak 1966 yang mencapai ini di dua turnamen.
Prancis akan bermain melawan pemenang antara Spanyol atau Belgia di semifinal di Arlington, Texas.
"Kami sangat senang. Kami sadar bahwa hanya ada satu cara untuk bersantai, yaitu menang. Tapi kami masih punya jalan panjang. Kami tahu bahwa apa yang akan datang selanjutnya akan lebih sulit, tetapi kami siap menghadapi apa pun," kata Mbappe.
"Kami akan pulih dengan baik dan menonton pertandingan besok untuk melihat siapa yang akan kami hadapi," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati