
RADAR JOGJA - Mendekati mahkota juara kedua, mantan juara Spanyol akan menghadapi Belgia, yang selalu menjadi runner-up, dalam laga perempat final kedua Piala Dunia 2026 pada Sabtu (11/7) kick off pukul 02.00 dini hari WIB.
Bertemu di Los Angeles, negara-negara Eropa ini hanya selangkah lagi menuju semifinal melawan Prancis yang mengalahkan Maroko 2-0 berkat gol Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.
Hampir 16 tahun sejak kesuksesan luar biasa di Afrika Selatan, Spanyol kini hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk merasakan kejayaan Piala Dunia.
Sejauh musim panas ini, tim asuhan Luis de la Fuente telah memuncaki Grup H dan dengan mudah mengalahkan Austria di babak gugur pertama, sebelum menghadapi pertandingan babak 16 besar melawan Portugal.
Dikalahkan oleh rival Iberia di final UEFA Nations League tahun lalu, La Roja-lah yang menang ketika benar-benar dibutuhkan, saat gol telat Mikel Merino memisahkan kedua tim.
Itu mengantarkan Spanyol ke perempat final Piala Dunia keenam dimana setelah tersingkir di empat pertandingan pertama, mereka mengalahkan Paraguay sebelum akhirnya mengangkat trofi pada tahun 2010.
Kekompakan telah menjadi kuncinya. Satu-satunya tim yang belum kebobolan gol di final ini, mereka kini telah mencatatkan rekor enam kali clean sheet berturut-turut di Piala Dunia, rekor tersebut mencakup lebih dari 10 jam pertandingan sepak bola.
Di bawah asuhan De La Fuente, juara bertahan Eropa ini juga telah lolos dari keenam pertandingan babak knockout utama hingga saat ini, menunjukkan bahwa mereka bisa sangat sulit untuk dihentikan.
Tidak hanya itu, tetapi sejarah akan sangat menguntungkan La Roja saat bertemu dengan Setan Merah Belgia dimana mereka telah memenangkan sembilan dari 11 pertemuan terakhir kedua negara, sejak menderita kekalahan di Euro 1980.
Baca Juga: Diservis Sendiri, Mobil Sedan dan Garasi Warga Ngunut, Gunungkidul Hangus
Namun, pertemuan terakhir terjadi hampir 10 tahun yang lalu, dan menjelang pertemuan Piala Dunia ketiga kedua tim, masing-masing tim hanya meraih satu kemenangan.
Belgia telah lolos dari dua dari tiga perempat final Piala Dunia sebelumnya, dan sekarang dapat bertujuan untuk mengulangi skuad 1986 yang terkenal yang menyingkirkan Spanyol di babak tersebut.
Tahun ini, Setan Merah finis di puncak Grup G meskipun beberapa penampilan kurang meyakinkan, kemudian mencuri kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal di babak 32 besar.
Dengan adu penalti yang akan segera terjadi, kapten Youri Tielemans mencetak gol Piala Dunia paling akhir yang tercatat, yang mengantarkan mereka ke laga penentu di Seattle melawan AS.
Sudah menjadi subjek banyak sorotan, pelatih Prancis Rudi Garcia mengambil risiko dengan meninggalkan Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Romelu Lukaku di bangku cadangan, tetapi ia diberi imbalan dengan kemenangan telak 4-1.
Baca Juga: Dalane Alus, Tertib Berlalu Lintas dan Jaga Kamtibmas
Charles De Ketelaere mencetak dua gol, sebelum Hans Vanaken menambahkan gol ketiga Belgia; untuk melengkapi semuanya, Lukaku datang terlambat untuk mencetak gol untuk pertandingan ketiga berturut-turut sebagai pemain pengganti.
Setelah kontroversi pra-pertandingan yang intens tentang saga kartu merah Folarin Balogun, tim Garcia dengan tegas mengakhiri harapan tuan rumah bersama, sambil mempertahankan rata-rata gol mereka yang mengesankan di turnamen ini di atas 2,5 per pertandingan.
Bisa dibilang, hanya sedikit yang memprediksi kebangkitan seperti ini. Tersingkirnya Belgia di babak penyisihan grup di Qatar 2022 dianggap sebagai pertanda berakhirnya era 'generasi emas' yang mulai meredup, tetapi kini Setan Merah tak terkalahkan dalam 18 pertandingan dan masih mengincar hadiah terbesar dalam sepak bola.
Head to head:
02/09/2016 Belgia 0-2 Spanyol (Persahabatan)
06/09/2009 Spanyol 5-0 Belgia (Kualifikasi Piala Dunia)
16/10/2008 Belgia 0-2 Spanyol (Kualifikasi Piala Dunia)
09/10/2005 Belgia 0-2 Spanyol (Kualifikasi)
10/10/2024 Spanyol 5-0 Belgia (Kualifikasi)
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI JUMAT, 10 JULI 2026
Prediksi susunan pemain:
Spanyol (4-2-3-1):
Simon (GK); Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Rodri, Pedri; Yamal, Olmo, Baena; Oyarzabal
Belgia (4-2-3-1-):
Courtois (GK); Castagne, Ngoy, Mechele, De Cuyper; Vanaken, Tielemans; Lukebakio, De Bruyne, Trossard; De Ketelaere
Baca Juga: Penggunaan AI di Dunia Pendidikan, Membantu Proses Belajar Namun Tetap Perlu Pengawasan
Prediksi:
Kami katakan: Spanyol 1-0 Belgia
Pertandingan antar tim Eropa ini mungkin akan lebih menegangkan daripada memukau, karena Spanyol cenderung menahan lawan dengan mendominasi bola dan membuat mereka tak berdaya.
Sementara itu, Belgia telah mencetak gol dengan leluasa, tetapi menghadapi salah satu favorit pasti akan menjadi tantangan yang terlalu berat.
Editor : Satria Putra Sejati