RADAR JOGJA - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan penunjukan wasit asal Argentina, Facundo Tello untuk memimpin pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko yang akan berlangsung pada Jumat (10/7) dini hari.
Penunjukan tersebut sempat menjadi perhatian karena rivalitas Prancis dan Argentina masih terasa sejak final Piala Dunia 2022. Selain itu, kepemimpinan wasit juga menjadi sorotan sepanjang turnamen setelah laga Argentina kontra Mesir di babak 16 besar memicu berbagai kontroversi.
Meski demikian, Deschamps menegaskan bahwa timnya hanya fokus menghadapi Maroko dan tidak ingin larut dalam polemik mengenai perangkat pertandingan.
Baca Juga: Gelandang Inggris Morgan Rogers: Apakah Ada Yang Pernah Hentikan Erling Haaland? Saya Tidak Yakin
"Kita harus menghadapinya. Saya percaya pada wasit. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasitnya," ujar Deschamps dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Pelatih berusia 57 tahun itu bahkan melontarkan sindiran halus kepada pihak-pihak yang mengkritik wasit asal Prancis, Francois Letexier, yang memimpin laga Argentina melawan Mesir.
"Semoga wasit kami sebaik Monsieur Letexier," katanya.
Baca Juga: Polbangtan Kementan Perkuat Kolaborasi Tanam Serempak di Aceh Barat Daya
Kiper cadangan Prancis, Robin Risser juga memberikan dukungan terhadap keputusan FIFA menunjuk perangkat pertandingan asal Argentina.
Menurutnya, para wasit yang bertugas di fase gugur merupakan sosok-sosok yang telah memenuhi standar kompetisi tertinggi.
"Memang ada sedikit kepahitan antara Prancis dan Argentina sejak final terakhir, tetapi itu bagian dari sepak bola. Jika para wasit itu ditunjuk, berarti mereka memang layak berada di level kompetisi ini," ujar Risser.
Baca Juga: Nany Widjaja Alirkan Uang PT Java Fortis Rp 12 M ke PT Dharma Nyata Press
Prancis akan menghadapi Maroko untuk memperebutkan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026.
Les Bleus berharap fokus penuh terhadap pertandingan menjadi kunci untuk melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.
Editor : Satria Putra Sejati