Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Mengaku Belum Puas, sejak Terima Tawaran PSIM Jogja Punya Dua Misi

Fahmi Fahriza • Kamis, 9 Juli 2026 | 03:30 WIB

 

Pelatih PSIM Jogja van Gastel mengambil bola untuk mempercepat permainan saat melawan Bali United
Pelatih PSIM Jogja van Gastel mengambil bola untuk mempercepat permainan saat melawan Bali United

 

 

JOGJA - Di masa transisi dari BRI Super League 2025/2026 menuju BRI Super League 2026/2027, pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel menegaskan, pekerjaannya bersama Laskar Mataram tidak berhenti pada keberhasilan mempertahankan tim di kasta tertinggi.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu menyebut sejak awal menerima tawaran melatih PSIM, ia telah mengemban dua misi utama. Misi pertama adalah memastikan PSIM mampu bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.

Misi kedua yang tak kalah penting ialah meningkatkan standar di seluruh elemen klub agar mampu berkembang menjadi entitas yang lebih profesional.

Baca Juga: Pemkab Kulon Progo Kembali Merombak JPTP, Sembilan Kepala OPD Dirotasi dan Promosi Melalui Talent Pool

"Bagi saya, ketika saya ditunjuk di sini, ada dua hal yang harus saya lakukan. Pertama jangan sampai terdegradasi, dan kedua menaikkan standar bagi semua orang di dalam sini," ujar Van Gastel, Rabu (8/7).

Menurutnya, proses meningkatkan standar klub tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat. Van Gastel menilai perubahan membutuhkan waktu karena PSIM menghabiskan waktu yang sangat panjang di kompetisi kasta kedua sebelum akhirnya promosi ke BRI Super League.

"Saya pikir prosesnya berjalan lebih lambat dari yang saya mau. Tapi seperti kita tahu juga, klub ini sebelumnya 18 tahun di kasta kedua. Jadi memang butuh waktu untuk terus berkembang," paparnya.

Baca Juga: Alasan Sakit, Penahanan Tersangka Eks Lurah Garongan Ngadiman Ditangguhkan, hanya Wajib Lapor Dilarang Pergi dari Kulon Progo

Setelah berhasil mengamankan posisi PSIM di kasta tertinggi sepakbola Indonesia musim lalu. Secara garis besar Van Gastel belum cukup puas dengan hal tersebut.

Kini, memasuki persiapan menyongsong musim 2026/2027, dua misi yang diusung Van Gastel itu masih menjadi pijakan utama PSIM. Selain mempertahankan daya saing di lapangan, ia juga berharap standar profesionalisme di dalam klub terus meningkat.

"Saya tahu dan percaya klub ini masih bisa terus berkembang menjadi lebih baik," ujarnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Van Gastel #PSIM #Belanda #profesional #PSIM Jogja