RADAR JOGJA – Dua rival Iberia, Portugal dan Spanyol akan berhadapan dalam pertandingan paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium pada Selasa (7/7) kick off pukul 02.00 dini hari WIB.
Pasukan Roberto Martinez berhasil melewati masa-masa sulit untuk mengalahkan Kroasia 2-1 di babak 32 besar, sementara anak asuh Luis de la Fuente menikmati kemenangan mudah 3-0 melawan Austria .
Cristiano Ronaldo hanya bisa menyaksikan tanpa daya dari bangku cadangan ketika Josko Gvardiol mengira dia telah membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu, setelah upaya sebelumnya dari Ivan Perisic, Goncalo Ramos, dan peraih lima kali Ballon d'Or tersebut.
Bola jelas mengenai Renato Veiga dan Mario Pasalic sebelum sampai ke kaki Gvardiol, tetapi tayangan ulang tidak meyakinkan ketika menganalisis kemungkinan sentuhan dari kepala Igor Matanovic, memaksa para wasit untuk mengandalkan sensor bola untuk menentukan apakah striker Kroasia yang menjulang tinggi itu memang melakukan kontak pada saat Pasalic berada dalam posisi offside.
'Snickometer' tidak berbohong, dan gol penyeimbang Kroasia di menit-menit terakhir dianulir di depan bangku cadangan Selecao yang bersorak gembira, memastikan bahwa mimpi Piala Dunia Ronaldo akan berlanjut dengan mengorbankan mimpi pemain hebat sepanjang masa lainnya, Luka Modric.
Baca Juga: Demi Sekolah Adik dan Ubah Nasib: Cerita Haru Peserta Seleksi Magang Jepang 2026 di Jateng
Portugal juga menghapus sejarah 60 tahun dengan mencapai babak 16 besar, memenangkan pertandingan Piala Dunia setelah tertinggal untuk pertama kalinya sejak 1966 melawan Korea Utara, tetapi kutukan babak 16 besar telah menghantui dalam beberapa waktu terakhir.
Memang, perjalanan Selecao di Piala Dunia 2010 dan 2018 berakhir di tahap ini, begitu pula perjalanan di Euro 2020 sebelum tersingkir di perempat final berturut-turut di Mundial 2022 dan kejuaraan kontinental 2024.
Selain itu, kemenangan meyakinkan Spanyol atas Austria, yang sekaligus memperbaiki kesalahan di babak gugur, secara luar biasa menandai kemenangan non-grup pertama di Piala Dunia sejak Andres Iniesta mengalahkan Belanda di final 2010.
Dua gol dari Mikel Oyarzabal diapit oleh sundulan Pedro Porro menjadi penentu kemenangan bagi juara Eropa tersebut, yang dengan tiga golnya mencetak lebih dari satu gol dalam pertandingan babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1994.
Kini dalam rentetan kemenangan tiga pertandingan di Piala Dunia, pertahanan Spanyol secara tak terduga mendapat lebih banyak pujian daripada serangan, karena tim asuhan De la Fuente adalah salah satu dari dua tim yang tersisa yang belum kebobolan satu gol pun bersama tuan rumah Meksiko.
Selain itu, juara Eropa tersebut tidak menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran dalam pertandingan babak 32 besar yang semakin meningkatkan peluang untuk menjadi juara.
Spanyol juga unggul secara historis dari pertemuan yang sering terjadi dengan Portugal, meskipun salah satu kekalahan itu terjadi melalui adu penalti dalam pertemuan terakhir; final Nations League 2024/25.
Head to head:
09/06/2025 Portugal 2-2 Spanyol (Nations League)
28/09/2022 Portugal 0-1 Spanyol (Nations League)
03/06/2022 Spanyol 1-1 Portugal (Nations League)
05/06/2021 Spanyol 0-0 Portugal (Persahabatan)
08/10/2020 Portugal 0-0 Spanyol (Persahabatan)
Baca Juga: Demi Dukung Timnas Inggris, Sejumlah Sekolah Izinkan Siswa Datang Terlambat Usai Laga Kontra Meksiko
Prediksi susunan pemain:
Portugal (4-2-3-1):
Costa (GK); Cancelo, Dias, Veiga, Mendes; Vitinha, Neves; Neto, Fernandes, Leao; Ronaldo
Spanyol (4-2-3-1):
Simon (GK); Porro, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Rodri, Pedri; Yamal, Olmo, Baena; Oyarzabal
Baca Juga: 85 Ribu Orang Padati Prambanan Jazz Festival 2026, Terbanyak Sepanjang Sejarah
Prediksi:
Kami katakan: Portugal 1-2 Spanyol
Pertahanan Spanyol yang sejauh ini tak tertembus menghadapi ujian terberatnya di Arlington, di mana pertarungan lini tengah akan menjadi pusat perhatian antara kedua tim yang rata-rata menguasai lebih dari 60% penguasaan bola di Piala Dunia 2026.
Namun, karena lini belakang La Roja terlihat jauh lebih stabil sepanjang turnamen, kami sepenuhnya yakin Spanyol akan memadamkan mimpi Piala Dunia Ronaldo untuk selamanya.
Editor : Satria Putra Sejati