Bek Timnas Inggris, Jarell Quansah, harus mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Stadion Azteca.
Insiden tersebut terjadi pada babak kedua ketika Inggris tengah unggul 2-1 berkat dua gol Jude Bellingham di paruh pertama pertandingan. Quansah melakukan tekel meluncur untuk menghentikan pergerakan pemain Meksiko, Jesus Gallardo.
Pada awalnya, wasit Alireza Faghani membiarkan pertandingan tetap berlanjut. Namun, Gallardo terlihat tergeletak di lapangan, sementara staf pelatih dan pemain cadangan Meksiko melayangkan protes keras dari pinggir lapangan.
Tak lama kemudian, Video Assistant Referee (VAR) meminta Faghani meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di sisi lapangan. Setelah melihat tayangan ulang, wasit asal Australia-Iran itu memutuskan mengeluarkan kartu merah langsung kepada Quansah.
Baca Juga: Meksiko Tersingkir, Ramalan The Simpson Meleset
Dari tayangan ulang terlihat bahwa meski Quansah sempat menyentuh bola terlebih dahulu, kaki kanannya kemudian meluncur melewati bola dengan posisi pul sepatu mengenai tulang kering Gallardo dalam sebuah tekel yang dinilai membahayakan keselamatan lawan.
Mantan wasit yang kini menjadi analis ITV, Darren Cann, menilai keputusan tersebut sudah tepat.
"Ini adalah kartu merah yang jelas. Quansah memang menyentuh bola terlebih dahulu, tetapi itu tidak menjadi pertimbangan dalam hukum permainan. Terlihat jelas pul sepatunya mengenai tulang kering lawan. Wasit tidak punya pilihan selain mengeluarkan kartu merah. Ini 100 persen kartu merah," ujar Cann.
Bermain dengan 10 orang, pelatih Inggris Thomas Tuchel segera melakukan penyesuaian dengan menarik Bukayo Saka dan memasukkan John Stones untuk memperkuat lini pertahanan.
Meski kehilangan satu pemain, Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan. Harry Kane mencetak gol ketiga The Three Lions melalui eksekusi penalti sehingga skor berubah menjadi 3-1.
Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan setelah Raul Jimenez juga sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dan membuat skor menjadi 3-2. Namun, Inggris tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan usai dan memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Editor : Bahana.