Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Neymar Isyaratkan Pensiun dari Tim Nasional

Satria Putra Sejati • Senin, 6 Juli 2026 | 10:41 WIB
Neymar terlihat menangis setelah kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Neymar terlihat menangis setelah kekalahan Brasil dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

RADAR JOGJA - Bintang Timnas Brasil, Neymar memberi isyarat bahwa perjalanan panjangnya bersama Selecao telah berakhir setelah timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Pernyataan emosional itu disampaikan usai kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7).

Brasil harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah dua gol Erling Haaland membawa Norwegia melaju ke perempat final. Neymar hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti pada masa injury time.

Baca Juga: Belgia Protes Keras Keputusan FIFA Cabut Skorsing Balogun, Rudi Garcia: Lelucon Seperti Hari April Mop

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar terlihat tak kuasa menahan air mata. Pemain berusia 34 tahun itu terjatuh di lapangan sebelum dihampiri dan dihibur oleh rekan-rekan setimnya.

Dalam wawancara dengan Globo, Neymar mengungkapkan bahwa laga melawan Norwegia kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Brasil.

"Saya sudah memberikan segalanya. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Sekarang semuanya sudah berakhir. Saya memulai perjalanan saya di sini dan saya juga mengakhirinya di sini," ujar Neymar.

Baca Juga: Mentan Amran Gelontorkan Bantuan Rp 1,3 Triliun untuk Papua Selatan, Perkuat Lumbung Pangan Indonesia Timur

Apabila benar pensiun dari level internasional, Neymar akan menutup kariernya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Brasil dengan koleksi 80 gol, melewati rekor legenda sepak bola Brasil, Pele, yang mencetak 77 gol.

Gol penalti yang dicetak ke gawang Norwegia juga membuat Neymar menyamai catatan Pele sebagai pemain tim Samba yang berhasil mencetak gol di empat edisi Piala Dunia.

Selain itu, Neymar mengakhiri karier internasionalnya dengan 130 penampilan bersama Selecao. Catatan tersebut menempatkannya di posisi kedua dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak untuk Brasil, hanya kalah dari Cafu yang mengoleksi 142 caps.

Baca Juga: Erling Haaland Klaim Kemenangan atas Brasil Merupakan Momen Terbesar dalam Sejarah Norwegia

Perjalanan Neymar di Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus. Cedera betis kanan yang terus mengganggunya membuat ia hanya tampil dalam dua pertandingan.

Neymar bermain selama 15 menit saat menghadapi Skotlandia di fase grup dan kembali turun sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 saat melawan Norwegia.

Cedera yang berulang dalam beberapa tahun terakhir memang membatasi kontribusi pemain yang selama lebih dari satu dekade menjadi ikon sepak bola Brasil tersebut.

Baca Juga: Makin Goblok Bareng, 1.274 Seniman Akan Tampil di Festival Lima Gunung yang Digelar tanpa Sponsor

Sementara itu, pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya, tetapi menegaskan kekalahan ini harus menjadi awal bagi proses pembangunan kembali tim Samba.

"Hasil ini sangat mengecewakan dan kami semua merasa sedih. Namun, saya bangga dengan para pemain karena mereka telah bekerja sangat keras. Menurut saya kami tidak pantas kalah, tetapi inilah sepak bola dan kami harus menerimanya," kata Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu menilai Brasil kini harus segera bangkit dan menjadikan kegagalan di Piala Dunia sebagai motivasi untuk memulai siklus baru.

Baca Juga: Donald Trump Turun Tangan! Telepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk Batalkan Hukuman Folarin Balogun

"Dalam sepak bola, terkadang Anda harus menerima rasa sakit akibat kekalahan. Kami akan belajar dari pengalaman ini dan menggunakannya sebagai bahan bakar untuk membangun tim yang lebih kuat di masa depan. Para pemain dan suporter tentu kecewa, tetapi sekarang yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi," ujarnya.

Kekalahan dari Norwegia menjadi pencapaian terburuk Brasil di Piala Dunia sejak 1990, ketika mereka juga tersingkir pada babak 16 besar.

Di sisi lain, hasil ini menandai berakhirnya sebuah era bagi Selecao, seiring Neymar yang mengisyaratkan telah memainkan laga terakhirnya bersama tim nasional.

Baca Juga: Donald Trump Turun Tangan! Telepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk Batalkan Hukuman Folarin Balogun

Editor : Satria Putra Sejati
#brasil #neymar #piala dunia 2026