RADAR JOGJA - Erling Haaland menyebut kemenangan 2-1 Norwegia atas Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada Senin (6/7) pagi sebagai salah satu hari paling bersejarah bagi negaranya.
Penyerang Manchester City itu menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak dua gol yang membawa Vikings melaju ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Bertanding di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Haaland mencetak dua gol pada menit-menit akhir untuk membungkam Brasil, juara dunia lima kali. Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor impresif Norwegia yang belum pernah kalah dari Selecao dalam lima pertemuan terakhir.
Baca Juga: Makin Goblok Bareng, 1.274 Seniman Akan Tampil di Festival Lima Gunung yang Digelar tanpa Sponsor
Berkat tambahan dua gol tersebut, Haaland kini telah mengoleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Ia sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe dalam daftar sementara perebutan trofi golden boots.
"Ini mungkin akan menjadi bagian dari sejarah Norwegia. Semua orang harus menikmati momen ini karena ini adalah salah satu hari paling luar biasa yang pernah kami alami sebagai sebuah negara," kata Haaland usai pertandingan.
Menurut striker berusia 26 tahun itu, kemenangan atas Brasil bukan hanya berarti tiket ke perempat final, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda sepak bola Norwegia.
"Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Mengalahkan Brasil di Piala Dunia adalah sesuatu yang luar biasa. Saya berharap kemenangan ini bisa menginspirasi anak-anak di Norwegia, seperti saya dulu terinspirasi saat masih kecil," ujarnya.
Norwegia tampil impresif sepanjang pertandingan. Tim asuhan Stale Solbakken mampu menguasai jalannya laga dan mencatatkan penguasaan bola yang lebih baik dibanding Brasil, sekaligus menghasilkan lebih banyak tembakan tepat sasaran.
Meski sempat kesulitan menemukan ruang di lini pertahanan lawan, Haaland mengaku tetap percaya peluang akan datang.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Konfirmasi Piala Dunia 2026 Akan Menjadi Yang Terakhir
"Setiap pertandingan memiliki cerita yang berbeda. Kami hanya membutuhkan satu atau dua peluang dan yang terpenting adalah memanfaatkannya. Gol pertama lewat sundulan membuka jalan bagi kami, sedangkan gol kedua benar-benar luar biasa," katanya.
Usai pertandingan, Haaland memimpin selebrasi bersama rekan-rekannya dengan melakukan gerakan mendayung khas Norwegia di depan para pendukung yang memadati tribun Stadion MetLife.
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken mengatakan selebrasi tersebut menjadi simbol kebanggaan seluruh masyarakat Norwegia atas pencapaian bersejarah tim nasional mereka.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SENIN, 6 JULI 2026
"Saya rasa seluruh Norwegia sedang ikut 'mendayung' bersama kami malam ini. Ini adalah malam terbesar dalam sejarah sepak bola Norwegia dan kami sangat bangga bisa memberikan kebahagiaan kepada para pendukung," ujar Solbakken.
Meski berhasil menorehkan sejarah dengan lolos ke delapan besar, Solbakken belum ingin berbicara jauh mengenai peluang timnya melangkah lebih jauh di turnamen.
"Kami sekarang berada di perempat final dan akan melihat apa yang terjadi selanjutnya. Kami belum tahu siapa lawan berikutnya, apakah Meksiko atau Inggris. Bagi kami tidak ada perbedaan, siapa pun lawannya kami akan siap menghadapinya," tegas pelatih berusia 58 tahun tersebut.
Baca Juga: Kekeringan Hantam 16 Kecamatan, BPBD Purworejo Guyur 7 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kemarau Panjang
Norwegia selanjutnya akan menghadapi pemenang laga antara Meksiko dan Inggris dalam perebutan tiket menuju semifinal Piala Dunia 2026.
Editor : Satria Putra Sejati