RADAR JOGJA - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris mengalami penundaan selama satu jam akibat cuaca buruk yang melanda Kota Meksiko.
FIFA mengumumkan bahwa kick-off yang semula dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.00 waktu setempat di Stadion Azteca diundur menjadi pukul 19.00 demi alasan keselamatan. di Indonesia, kick off dari 07.00 WIB mundur ke pukul 08.00 WIB.
"Demi keselamatan dan keamanan semua pihak, pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Inggris ditunda hingga pukul 19.00 waktu setempat karena kondisi cuaca buruk, termasuk risiko sambaran petir di sekitar stadion," demikian pernyataan resmi FIFA.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, layar dan papan informasi di Stadion Azteca menampilkan pemberitahuan bahwa protokol badai telah diberlakukan. Penonton yang sudah berada di dalam stadion diminta tetap berlindung hingga kondisi dinyatakan aman.
Sebelum keputusan diambil, kawasan stadion diguyur hujan deras yang disertai hujan es, petir, dan suara guntur. Ribuan suporter berlindung di bawah atap tribun, sementara petugas keamanan dan panitia mencari tempat yang aman hingga cuaca membaik.
Penundaan ini sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya mengejutkan. Sejak Jumat, panitia dan FIFA sempat mempertimbangkan untuk memajukan jadwal pertandingan menjadi pukul 12.00 waktu setempat guna menghindari potensi badai pada sore hari.
Baca Juga: Gegara Macet Panjang di Jalur Wisata Gunungkidul, Sopir Bus Pakai Jalur Nonbus karena Dikejar Waktu
Namun, setelah melalui serangkaian pembahasan, jadwal awal tetap dipertahankan sebelum akhirnya cuaca ekstrem memaksa laga ditunda satu jam.
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre sebelumnya sempat mengkritik wacana perubahan jadwal tersebut. Ia menyebut rencana memajukan kick-off sebagai keputusan yang tidak ideal bagi timnya.
Sementara itu, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memilih bersikap tenang menghadapi berbagai kendala yang muncul menjelang pertandingan.
Baca Juga: Patroli Tengah Malam, Polres Magelang Kota Tindak 16 Pelanggar Balap Liar hingga Knalpot Brong
Menurut Tuchel, timnya tidak ingin membuang energi memikirkan hal-hal yang berada di luar kendali mereka, termasuk kemungkinan perubahan jadwal maupun kondisi cuaca.
"Kami tidak bisa mengendalikan cuaca ataupun waktu pertandingan. Yang bisa kami lakukan adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin," ujar Tuchel.
Selain cuaca, Inggris juga harus menghadapi tantangan bermain di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, lokasi berdirinya Stadion Azteca.
Tuchel mengakui kondisi tersebut menjadi keuntungan bagi Meksiko karena timnya hanya memiliki waktu singkat untuk beradaptasi.
"Ketinggian tentu menjadi tantangan karena kami tidak mungkin beradaptasi secara fisik hanya dalam beberapa hari. Namun kami siap menghadapi situasi ini. Kami memiliki semangat, komitmen, dan kebersamaan untuk melewati semua rintangan," katanya.
FIFA sendiri menerapkan protokol cuaca yang ketat selama turnamen. Berdasarkan aturan yang berlaku, pertandingan harus dihentikan atau ditunda apabila terdapat sambaran petir dalam radius sekitar 13 kilometer dari stadion. Laga baru dapat dimulai atau dilanjutkan setelah tidak ada aktivitas petir selama minimal 30 menit.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, panitia terus memantau perkembangan di sekitar Stadion Azteca sebelum memberikan lampu hijau untuk memulai pertandingan.
Editor : Satria Putra Sejati