MADRID – Real Madrid bergerak agresif pada bursa transfer musim panas ini. Setelah sukses mengumumkan tiga rekrutan baru sebelumnya, raksasa Spanyol tersebut akhirnya resmi memperkenalkan amunisi keempat mereka dalam diri bek kanan tangguh asal Belanda, Denzel Dumfries.
Pemain internasional Belanda tersebut dipastikan merapat ke Los Blancos dalam kesepakatan jangka panjang dari Inter Milan. Kehadiran Dumfries diproyeksikan akan memberikan persaingan yang sangat ketat bagi Trent Alexander-Arnold di sektor bek kanan.
Dumfries masuk ke dalam daftar belanja mewah Real Madrid musim panas ini, menyusul nama-nama besar seperti Bernardo Silva, Ibrahima Konate, dan Marc Cucurella, yang menjadi bagian dari proyek perombakan besar-besaran skuad besutan manajemen Madrid.
Detail Kontrak dan Nilai Transfer
Melalui pernyataan resminya, Real Madrid mengonfirmasi bahwa kesepakatan telah tercapai secara penuh. Dumfries telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang akan mengikatnya di Santiago Bernabeu hingga 30 Juni 2030.
Pemain berusia 30 tahun ini datang dengan reputasi mentereng sebagai salah satu bek sayap bertipe menyerang terbaik di Eropa. Selama berkarier di Italia bersama Inter Milan, ia sukses memenangkan beberapa gelar Serie A serta deretan trofi domestik lainnya.
Baca Juga: Gantikan Julian Nagelsmann, Jürgen Klopp Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Jerman
Real Madrid kabarnya bergerak taktis dengan mengaktifkan klausul rilis sang pemain yang diperkirakan berada di kisaran €20-25 juta (sekitar Rp350-430 miliar) untuk merampungkan proses transfer ini.
Meskipun Trent Alexander-Arnold diprediksi tetap menjadi pilihan utama di pos kanan pertahanan, Dumfries sengaja didatangkan untuk memberikan kompetisi internal yang serius sekaligus diplot sebagai pengganti langsung bagi Dani Carvajal yang meninggalkan klub.
Catatan Performa Dumfries di Piala Dunia
Dumfries mendarat di Bernabeu dengan modal performa yang solid bersama tim nasional Belanda di ajang Piala Dunia baru-baru ini, kendati turnamen tersebut harus berakhir dengan kekecewaan bagi negaranya.
Sepanjang fase grup, bek kanan ini berhasil mencatatkan dua assist. Pergerakan agresifnya yang kerap menusuk ke depan serta keberaniannya merangsek ke dalam kotak penalti terbukti menjadi ancaman yang konsisten bagi lini pertahanan lawan.
Belanda sendiri sempat tampil impresif dengan menjuarai grup mereka, termasuk saat melumat Swedia dengan skor telak 5-1. Namun, perjalanan tim berjuluk Oranje tersebut harus terhenti secara mengejutkan setelah kalah dramatis 4-3 dari Maroko di babak gugur.
Meski tersingkir lebih awal, performa individu Dumfries di sepanjang turnamen semakin menegaskan alasan kuat mengapa Real Madrid langsung bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya.
Pihak klub sebenarnya diperkirakan akan mengumumkan kesepakatan ini lebih awal, namun manajemen Real Madrid memilih untuk menundanya sejenak demi menghormati permintaan langsung dari sang pemain.
Editor : Bahana.