RADAR JOGJA – Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel meminta para pemainnya tetap tenang dan tidak kehilangan fokus meski menghadapi berbagai tantangan menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Meksiko pada Senin (6/7) besok.
Inggris dijadwalkan menghadapi tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca, Mexico City. Persiapan The Three Lions sempat diwarnai ketidakpastian setelah FIFA mempertimbangkan untuk memajukan jadwal kick-off selama enam jam karena alasan keamanan suporter dan potensi badai petir. Namun, pada akhirnya jadwal pertandingan tetap dipertahankan.
Menghadapi situasi tersebut, Tuchel menegaskan timnya tidak boleh terganggu oleh hal-hal di luar kendali mereka.
Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Norwegia Babak 16 Besar, Pertemuan Pertama Setelah 28 Tahun di Piala Dunia
"Semakin besar panggung pertandingan, semakin banyak kebisingan di luar. Namun, di dalam tim semuanya tetap tenang dan fokus. Para pemain bahkan tidak menyadari adanya wacana perubahan jadwal. Ini menunjukkan bahwa kami tidak boleh kehilangan kendali," ujar Tuchel.
Menurutnya, berbagai faktor seperti jadwal pertandingan, ketinggian Mexico City, maupun dukungan fanatik publik tuan rumah bukanlah sesuatu yang bisa diubah.
"Kami tidak bisa memengaruhi itu. Ketinggian tetap sama, atmosfer stadion juga akan menguntungkan lawan. Yang bisa kami lakukan adalah menghadapinya dengan semangat, komitmen, dan kekompakan tim," katanya.
Baca Juga: Kuatkan Penyuluhan Digital, Aplikasi Juru Tani Polbangtan Kementan Dorong Swasembada Pangan
Sebagai bagian dari persiapan, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) membawa skuad lebih awal ke Mexico City yang berada di ketinggian sekitar 2.240 meter di atas permukaan laut. Langkah tersebut diambil agar para pemain memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi udara yang lebih tipis.
Tuchel mengakui dirinya maupun para pemain mulai merasakan dampak ketinggian.
"Saya sendiri merasakan sedikit sakit kepala dan tidur tidak senyak biasanya. Para pemain juga merasakan efeknya pada awal latihan, tetapi perlahan mereka mulai beradaptasi. Kami memang tidak bisa mengubah kondisi fisik secara instan, tetapi setidaknya kami bisa membiasakan diri sebelum pertandingan," jelasnya.
Pelatih asal Jerman itu memperkirakan 15 hingga 20 menit pertama akan menjadi fase tersulit karena Meksiko dikenal tampil agresif saat bermain di kandang sendiri.
"Meksiko hampir selalu memulai pertandingan dengan tempo tinggi dan tekanan besar. Kami harus mampu melewati fase awal itu. Jika berhasil, saya yakin kami akan berada dalam posisi yang baik untuk mengendalikan pertandingan," ungkapnya.
Selain persoalan cuaca dan ketinggian, Inggris juga mendapat pengamanan ekstra di hotel tempat mereka menginap. Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya Ekuador mengeluhkan gangguan suara kembang api di luar hotel menjelang pertandingan melawan Meksiko pada babak sebelumnya.
Baca Juga: Napoli Tunjuk Massimiliano Allegri sebagai Nahkoda Baru, Gantikan Antonio Conte
Meski demikian, Tuchel mengaku tidak ingin terlalu memikirkan kemungkinan gangguan serupa.
"Kami tidak mengalami masalah tadi malam. FIFA telah menangani situasi ini dengan baik dan pengamanan di sekitar hotel juga sangat ketat. Kami berharap bisa beristirahat dengan baik," ujarnya.
Ia menegaskan timnya memilih fokus pada hal-hal yang dapat mereka kendalikan dibanding memikirkan potensi gangguan yang belum tentu terjadi.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Bangkitkan Olahraga Tinju Jawa Tengah Lewat Kejuaraan Nasional
"Kami menghormati Meksiko sebagai lawan dan menghormati besarnya pertandingan ini. Sejauh ini kami juga diperlakukan dengan sangat baik. Tidak ada gunanya membicarakan masalah yang belum terjadi. Jika memang ada tantangan, kami akan menghadapinya bersama," kata Tuchel.
Menurutnya, menjaga ketenangan dan fokus menjadi kunci agar Inggris mampu melewati laga yang diprediksi berlangsung sengit di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah.
"Piala Dunia adalah turnamen yang sangat menuntut. Cara terbaik untuk menghadapinya adalah tetap rileks, tenang, dan fokus pada permainan kami sendiri," tutupnya.
Editor : Satria Putra Sejati