RADAR JOGJA - Argentina berhasil memastikan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu oleh Tanjung Verde tetapi akhirnya menang 3-2 di babak 32 besar pada Sabtu (4/7) pagi di Miami.
Gol penentu kemenangan adalah gol bunuh diri Diney Borges saat ia berebut bola dengan Cristian Romero di udara dari tendangan bebas Messi setelah 111 menit.
Gol pembuka Messi dibalas oleh Deroy Duarte, kemudian di perpanjangan waktu Lisandro Martinez mencetak gol sebelum gol penyeimbang dari Sidny Lopes Cabral. Hati Cape Verde hancur ketika Borges menyentuh bola terakhir saat Messi mengirimkan bola ke dalam kotak penalti.
Baca Juga: Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Bantul Sepi, Seragam SMP dan SMA Tak Laku karena Beli di Sekolah
Argentina secara statistik menghindari kekalahan terbesar dalam sejarah babak gugur Piala Dunia, karena tim peringkat 1 FIFA melawan tim peringkat 67.
Messi telah mencetak tujuh gol di Piala Dunia ini, satu gol lebih banyak dari Kylian Mbappe dalam perebutan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dan telah mencetak 12 gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia terakhirnya.
Messi dan Mbappe bukanlah satu-satunya kandidat dalam perebutan Sepatu Emas karena ada Erling Haaland dari Norwegia dan Harry Kane dari Inggris masing-masing telah mencetak lima gol, sementara empat pemain, Ousmane Dembele dari Prancis, Mikel Oyarzabal dari Spanyol, Vinicius Junior dari Brasil, dan Ismaila Sarr dari Senegal masing-masing telah mencetak empat gol.
Baca Juga: Kementan Genjot Tanam Oplah dan CSR untuk Perkuat Ketahanan Pangan
"Bagi saya, berteman dengannya sangat berarti," kata Rodrigo De Paul, rekan setim Messi di Argentina dan Inter Miami.
"Bagi saya, persahabatan adalah salah satu hal terpenting yang kita semua miliki dan saya merasa beruntung berada di sana, untuk berbagi momen-momen ini dengannya," imbuhnya.
Messi memberi Argentina keunggulan pada menit ke-29 dengan mengontrol umpan Martinez ke dalam kotak penalti dengan bagian luar kaki kirinya sebelum dengan cepat mengarahkan bola melewati kiper Vozinha yang maju.
Kiper Tanjung Verde yang berusia 40 tahun, yang bermain di divisi kedua di Portugal tetapi telah menjadi bintang Piala Dunia yang tak terduga, kemudian menggagalkan penyelesaian kaki kanan Messi, tendangan bebasnya yang dibelokkan, dan sebuah percobaan di babak perpanjangan waktu.
Gol penyama kedudukan Blue Sharks yang mengejutkan terjadi setelah 59 menit ketika tembakan rendah Duarte yang keras mengalahkan Emiliano Martinez.
Terlepas dari upaya terbaik Argentina, mereka terpaksa bermain hingga perpanjangan waktu, terutama karena penyelamatan Vozinha dari tendangan bebas Messi.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SABTU, 4 JULI 2026
Namun, bek tengah Lisandro Martinez tak butuh waktu lama untuk melepaskan tembakan tinggi melewati Vozinha setelah sepak pojok Messi. Tetapi Cabral menyamakan kedudukan untuk tim Afrika tersebut dengan menusuk dari kiri dan melengkungkan tembakan kaki kanan ke sudut jauh, pada menit ke-103.
Dengan adu penalti yang semakin dekat, Argentina entah bagaimana menemukan gol ketiga yang krusial ketika Borges mencetak gol bunuh diri. Bahkan saat itu, Emiliano Martinez perlu melakukan dua penyelamatan cerdas untuk mencegah Tanjung Verde mencetak gol penyeimbang ketiga.
Ini adalah penampilan ke-30 Messi di Piala Dunia pria, memperpanjang rekornya. Cristiano Ronaldo berada di urutan kedua dengan 26 penampilan.
Editor : Satria Putra Sejati