RADAR JOGJA - Aston Villa mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk membatalkan keputusan FIFA yang melarang klub mendaftarkan penyerang muda Brian Madjo. Larangan tersebut membuat pemain berusia 17 tahun itu belum bisa tampil membela The Villans pada musim ini.
Villa sebelumnya dikabarkan mengeluarkan dana sekitar 12 juta euro atau sekitar 13,6 juta dolar AS untuk merekrut Madjo dari klub Prancis, Metz, pada bursa transfer Januari. Namun hingga kini, pemain tersebut belum dapat didaftarkan sebagai bagian dari skuad karena terkendala regulasi FIFA terkait transfer pemain di bawah umur.
FIFA memblokir proses pendaftaran Madjo dengan mengacu pada aturan yang membatasi perpindahan internasional pemain berusia di bawah 18 tahun. Madjo, yang lahir di London Utara, baru akan genap berusia 18 tahun pada Januari mendatang.
CAS mengonfirmasi bahwa proses banding yang diajukan Aston Villa sedang berjalan sesuai prosedur. Meski demikian, lembaga tersebut belum memberikan kepastian mengenai jadwal sidang maupun waktu pengumuman putusan.
Kasus ini menjadi perhatian karena Aston Villa akan tampil di Liga Champions musim depan. Klub asal Birmingham itu harus segera mendapatkan kepastian hukum sebelum batas waktu pendaftaran pemain ke UEFA pada 2 September.
Selain itu, tenggat pendaftaran skuad untuk kompetisi Liga Inggris juga akan ditutup setelah jendela transfer musim panas berakhir pada 1 September. Apabila banding belum diputus atau ditolak, Villa berpotensi tidak dapat memasukkan nama Madjo ke dalam daftar pemain untuk kedua kompetisi tersebut.
Madjo terakhir kali tampil dalam pertandingan kompetitif bersama Metz pada Desember lalu di ajang Ligue 1. Sejak saat itu, ia belum kembali bermain di level kompetitif akibat persoalan administrasi tersebut.
Di level internasional, Madjo sempat membela tim senior Luksemburg dalam tiga laga uji coba sepanjang 2025. Namun, ia kemudian memutuskan beralih membela Timnas Inggris di kelompok usia U-17.
Dalam regulasinya, FIFA memang memberikan sejumlah pengecualian terhadap transfer pemain di bawah umur. Salah satunya berlaku bagi pemain berusia 16 hingga 17 tahun yang berpindah klub di dalam wilayah Uni Eropa.
Namun, aturan tersebut tidak lagi dapat diterapkan bagi klub-klub Inggris setelah Inggris resmi keluar dari Uni Eropa (Brexit). Kondisi inilah yang menjadi dasar FIFA menolak pendaftaran Brian Madjo meski ia lahir di Inggris.
Editor : Satria Putra Sejati