Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harry Kane Ngamuk di Babak Kedua untuk Membawa Inggris Lakukan Comeback Kalahkan RD Kongo

Satria Putra Sejati • Kamis, 2 Juli 2026 | 07:34 WIB
Selebrasi Harry Kane setelah mencetak gol untuk membalikkan keadaan bagi Inggris dan mengamankan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebrasi Harry Kane setelah mencetak gol untuk membalikkan keadaan bagi Inggris dan mengamankan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026.

RADAR JOGJA - Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan Inggris setelah mencetak dua gol yang membawa The Three Lions bangkit menundukkan RD Kongo dengan skor 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Kamis (2/7) dini hari.

Kemenangan ini mengantarkan tim asuhan Thomas Tuchel melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi salah satu tuan rumah, Meksiko.

Inggris sempat berada di ambang hasil memalukan. Mengingatkan pada kegagalan mereka saat disingkirkan Islandia di Euro 2016, The Three Lions kembali menghadapi tekanan setelah Brian Cipenga membawa RD Kongo unggul lebih dulu pada awal pertandingan.

Baca Juga: Cetak Wasit dan Juri Pencak Silat Melek Regulasi Global, IPSI DIY  Sasar Panggung Olimpiade

Sepanjang laga, Inggris tampil di bawah performa terbaiknya. Mereka kesulitan membongkar pertahanan lawan yang dikawal kiper Lionel Mpasi, yang tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Meski demikian, ketenangan skuad asuhan Tuchel akhirnya membuahkan hasil. Dua gol Harry Kane di babak kedua memastikan kemenangan comeback 2-1 sekaligus menghindarkan Inggris dari kejutan besar.

Kemenangan ini menjadi catatan istimewa karena untuk pertama kalinya sejak final Piala Dunia 1966, Inggris mampu memenangi laga Piala Dunia setelah lebih dulu tertinggal. Namun, penampilan yang belum meyakinkan tetap memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan mereka menghadapi Meksiko di babak berikutnya.

RD Kongo, yang menjalani laga fase gugur pertama di Piala Dunia, tampil tanpa rasa gentar. Tim asal Afrika itu beberapa kali mampu mengekspos kelemahan lini belakang Inggris. Menjelang turun minum, Yoane Wissa bahkan nyaris menggandakan keunggulan saat tembakannya membentur tiang gawang. Di sisi lain, Harry Kane sempat melayangkan protes karena merasa dijatuhkan di kotak penalti, tetapi wasit maupun VAR memutuskan tidak memberikan hadiah penalti.

Baca Juga: Hadirkan Atmosfer yang Luar Biasa, Dukungan Setia Suporter PSS Sleman Sangat Berarti bagi Kim Jeffrey 

Thomas Tuchel sebelumnya telah mengingatkan anak asuhnya mengenai ancaman yang dimiliki RD Kongo. Namun, peringatan tersebut tampaknya tidak sepenuhnya direspons para pemain. Bermain di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Inggris justru tampil ceroboh sejak menit-menit awal.

Gol pembuka RD Kongo tercipta pada menit ketujuh. Berawal dari umpan silang Chancel Mbemba yang gagal dipotong Djed Spence, Brian Cipenga menyambut bola dengan sepakan mendatar yang gagal diantisipasi Jordan Pickford. Gol tersebut disambut selebrasi meriah para pemain dan ofisial RD Kongo.

Tertinggal satu gol membuat permainan Inggris semakin tertekan. Serangan mereka kurang efektif, sementara koordinasi di lini belakang juga kerap bermasalah. Jude Bellingham terlihat frustrasi hingga menerima kartu kuning akibat tekel keras, bahkan sempat mendapat teguran dari Reece James saat jeda minum.

Baca Juga: Pro Kontra Penempatan Manajer di KKMP Kota Jogja, Belum Tahu SOP-nya, Takut Rusak Gotong Royong

Memasuki babak kedua, Inggris tampil lebih agresif. Noni Madueke sempat meminta penalti yang tidak dikabulkan wasit, sementara Ezri Konsa dan Bellingham memperoleh peluang yang berhasil digagalkan Mpasi. Di sisi lain, RD Kongo tetap berbahaya melalui serangan balik dan nyaris memperbesar keunggulan.

Kiper Lionel Mpasi kembali menjadi sorotan setelah menggagalkan sejumlah peluang emas Harry Kane dan Jude Bellingham. Penampilannya membuat Inggris frustrasi hingga pertengahan babak kedua.

Perubahan yang dilakukan Thomas Tuchel akhirnya membuahkan hasil. Masuknya Anthony Gordon dan Bukayo Saka memberikan warna baru dalam serangan Inggris. Pada menit ke-75, Gordon mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Harry Kane untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Baca Juga: Sukses dengan SMK Raden Umar Said, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Segera Hadirkan SMP Internasional

Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri Inggris. Mereka terus menekan pertahanan RD Kongo hingga akhirnya membalikkan keadaan pada menit ke-86. Kane menerima bola di depan kotak penalti, mengecoh penjaganya, lalu melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut atas gawang. Gol keduanya memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris.

RD Kongo masih berusaha menyamakan kedudukan pada sisa waktu pertandingan. Namun, peluang terakhir melalui tendangan bebas Yoane Wissa hanya melambung tipis di atas mistar. Inggris pun mengamankan kemenangan dramatis dan memastikan langkah ke babak 16 besar, meski masih menyisakan pekerjaan rumah untuk memperbaiki performa sebelum menghadapi Meksiko.

Editor : Satria Putra Sejati
#rd kongo #harry kane #inggris #piala dunia 2026